Gianni Infantino Sebut Tragedi Stadion Kanjuruhan Bikin Syok Dunia Sepakbola

Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang mendapat atensi dari Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Editor: Fajri A. Kidjab
Twitter
Presiden FIFA, Gianni Infantino mengatakan dunia sepakbola saat ini terkejut menyaksikan kerusuhan Liga 1 Indonesia di Stadion Kanjuruhan. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang mendapat atensi dari Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Melalui situs resmi FIFA, Gianni Infantino menyatakan dunia sepakbola saat ini tengah syok atas kejadian menimpa Liga 1 Indonesia.

“Ini adalah hari kelam untuk semua yang terlibat dalam sepak bola dan tragedi di luar pemahaman," ucap Presiden FIFA, Gianni Infantino.

"Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga dan teman-teman para korban yang kehilangan nyawa setelah insiden tragis ini," ungkapnya.

Potret kerusuhan saat pertandingan Liga 1 Indonesia antara Arema FC dan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (01/9/2022), jumlah korban terus bertambah hingga saat ini.
Potret kerusuhan saat pertandingan Liga 1 Indonesia antara Arema FC dan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (01/9/2022), jumlah korban terus bertambah hingga saat ini. (tribunnews.com)

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Yunus Nusi meyakini Liga 1 Indonesia tidak akan langsung di hukum berat oleh FIFA.

Yunus mengaku, pihaknya memang sudah dikirimi surat oleh induk sepakbola dunia itu atas buntut kekalahan tuan rumah Arema FC dari Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (01/10/2022) malam.

"FIFA tidak secepat itu mengambil keputusan yang merugikan federasi dan pasti akan ada kajian. PSSI juga akan menyampaikan laporan setiap hari, karena FIFA meminta itu ke federasi," kata Yunus dalam konferensi pers di Stadion Madya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (02/10/2022).

Dia mengatakan, pihaknya saat ini hanya diminta untuk terus melaporkan perkembangan atas peristiwa kericuhan itu.

"Kami akan terus membangun komunikasi dengan FIFA, agar PSSI dan Indonesia tidak terdampak dari sanksi dan lain hal," kata dia.

Baca juga: Presiden Real Madrid Florentino Perez dan Socios Hening Cipta untuk Korban Stadion Kanjuruhan

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali berjanji akan menindak tegas, sesuai aturan FIFA (Ferederasi Sepakbola Internasional) pihak yang bertanggung jawab terhadap tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang.

FIFA telah melarang penggunaan gas air mata dalam pengamanan laga sepak bola tapi ada asap gas air mata saat kerusuhan pascalaga Arema FC versus Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam.

Menpora telah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal Listyo Prabowo dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan untuk mengambil langkah tegas penanganan secara cepat dan tepat terhadap kerusuhan yang merenggut 129 nyawa manusia.

“Saya berharap kita harus mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan pertandingan sepakbola (baik kompetisi maupun turnamen) agar tragedi Kanjuruhan ini tidak terulang lagi di masa depan,” kata Amali saat dihubungi Tribunnews.com, Minggu (2/10/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun kaltara
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved