Tradisi Teknik Geologi Universitas Negeri Gorontalo Sambut Wisudawan
Jurusan Teknik Geologi Universitas Negeri Gorontalo memiliki tradisi dalam menyambut wisudawan atau wisudawati.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Jurusan Teknik Geologi Universitas Negeri Gorontalo memiliki tradisi dalam menyambut wisudawan atau wisudawati.
Setelah keluar dari gedung Auditorium Universitas Negeri Gorontalo, 250 mahasiswa Teknik Geologi ini meneriakkan yel-yel mengiringi rekan-rekannya.
Ketua HMTG Jurusan Teknik Geologi Iqbal Aditiya merupakan salah satu penyambut teman-temannya mengatakan, penyambutan wisudawan/wisudawati selalu dipersiapkan dengan matang.
Penyambutan ini bahkan jadi salah satu program kerja dalam Divisi Kemahasiswaan dan Alumni Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi (HMTG) UNG.
"Ini juga sudah menjadi Budaya kita dari prodi Teknik Geologi UNG," ungkapnya.
Penyambutan dimulai saat wisudawan/wisudawati berkumpul keluar dari auditorium UNG.
"Kami jalan serambi menyuarakan Yel-yel kebanggaan Jurusan Teknik Geologi dinyanyikan di jalan dekat gedung auditorium UNG
"Kami semua para mahasiswa HMTG harus mengenakan atribut maskot dan hiasan lainnya dalam penyambutan," katanya.
Setelah itu, wisudawan/wisudawati diarak menuju fakultas dan prodi Teknik Geologi.
“Biasanya pakai becak, tetapi pada periode ini wisudawan dan wisudawati diarak dengan dokar diikuti spanduk buatan dengan atribut HMTG," terangnya.
Sesampainya di Tugu Teknik, wisudawan/wisudawati disambut lagi beberapa mahasiswa Jurusan Teknik Geologi sudah menunggu untuk mengantar sampai ke depan Prodi Teknik Geologi.
“Setelah itu, kami warga Geologi berfoto wisudawan di depan departemen,” ucap Iqbal.
Setelah berfoto dengan keluarga dan para junior di depan departemen, para wisudawan dan wisudawati.
Kemudian dipersilakan duduk dengan orang tua mereka di tenda sudah disediakan.
Iqbal menambahkan, penyambutan wisudawan/wisudawati merupakan apresiasi para senior mereka telah berhasil menamatkan pendidikan di Jurusan Teknik Geologi.
Selain itu, penyambutan juga dilakukan untuk menjaga rasa kekeluargaan dan jiwa korsa dengan wisudawan/wisudawati sekaligus acara perpisahan dengan mereka.
“Ke depannya, saya berharap momen seperti ini tetap terjaga dan berkembang dengan skala acara penyambutan yang lebih besar lagi,” tandas Iqbal.
(TribunGorontalo.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Teknik-Geologi.jpg)