Selasa, 31 Maret 2026

Mulan Jameela Kritik Konversi Kompor LPG: Masakan Indonesia Tak Cocok Pakai Kompor Listrik

Anggota Komisi VII DPR RI, Mulan Jameela mengkritik kebijakan konversi kompor LPG ke kompor listrik.

Tayang:
zoom-inlihat foto Mulan Jameela Kritik Konversi Kompor LPG: Masakan Indonesia Tak Cocok Pakai Kompor Listrik
tribunnews.com
Anggota Komisi VII DPR RI, Mulan Jameela mengkiritik konversi kompor LPG ke kompor listrik dalam rapat kerja DPR. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Anggota Komisi VII DPR RI, Mulan Jameela mengkritik kebijakan konversi kompor LPG ke kompor listrik.

Dalam rapat kerja Komisi VII dengan Ditjen ILMATE Kemenperin, Rabu (21/9/2022), Mulan Jameela mengatakan, konversi kompor listrik hanya menimbulkan masalah baru bagi masyarakat.

"Menurut saya program kompor gas ke kompor induksi ini sepertinya apa yang disampaikan pak Bambang ini betul, menyelesaikan masalah dengan masalah baru," kata Mulan Jameela dikutip dari Tribunnews.

"Berhubung saya ini ibu-ibu yang ngurusin kompor di dapur mengerti betul, kompor yang dibutuhin kompor seperti apa. Kami-kami ini para emak-emak, butuh masak pake kompor yang kayak apa," imbuhnya.

Istri dari Ahmad Dhani ini menilai kebijakan tersebut terburu-buru.

Mulan menjelaskan, masyarakat harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli wajan baru. Ia juga memikirkan betapa repotnya masyarakat apabila membuat hajatan besar.

Seorang warga Gorontalo tengah menggunakan kompor listrik atau kompor induksi. Penggunaan kompor ini dinilai efisien.
Seorang warga Gorontalo tengah menggunakan kompor listrik atau kompor induksi. Penggunaan kompor ini dinilai efisien. (TribunGorontalo.com/Wawan Akuba)

Hal ini tentu memerlukan banyak kompor dan wajan untuk bisa memenuhi kebutuhan makanan tamu undangan.

"Tadi menyampaikan harga kompor induksi ini Rp 1,5 juta, boleh tanya nggak sudah termasuk wajah sama panci? Apakah tersedia ke berbagai ukuran? Kalo ibu-ibu pasti baliknya ke situ. Belum lagi wajan pancinya mahal-mahal pak," jelasnya.

Selain itu, Ia menyebut masakan Indonesia tidak cocok menggunakan kompor listrik.

"Kalo kompor gas, maaf ya pak. Kita tahu Kementerian Perindustrian hanya melaksanakan mandat dan ini tujuannya untuk bagaimana menyelesaikan masalah oper supply listrik, tahu betul tapi mbok ya dipikir ini bener-bener menimbulkan masalah lagi," ucap Mulan.

Diketahui, Pemerintah pusat kini tengah menggodok kebijakan migrasi dari gas elpiji 3 kg ke kompor listrik.  

Hal itu seperti yang diungkapkan Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Dadan Kusdiana belum lama ini. 

Menurutnya, uji coba konversi akan dilakukan di tiga kota, yakni Denpasar, Solo, Sumater. Uji coba akan dilakukan dengan kompor listrik dua tungku dengan kapasitas 1.000 watt.

"Uji coba dilakukan oleh PLN jadi dibuatkan jaringan khusus di rumah untuk kompor," ujar Dadan.

Konversi ini menurut Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, dapat menghemat pengeluaran negara hingga Rp 10,21 triliun per tahun.

Itu jika 15,3 juta pengguna LPG 3 kg beralih ke kompor listrik

Sisi penghematan didapatkan negara dari pengurangan impor LPG. Karena itu ia berharap program kompor listrik bisa segera diimplementasikan.

Meski begitu, migrasi LPG ke kompor listrik tidak bisa dilakukan sekaligus. Tahun ini direncanakan ada 300 ribu masyarakat.

Nanti tahun depan ditargetkan 5 juta, hingga akhirnya capai 10 juta per tahun. 

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kritikan Mulan Jameela saat Rapat DPR, Ungkap Kompor Listrik Hanya Menimbulkan Masalah Baru, https://www.tribunnews.com/nasional/2022/09/23/kritikan-mulan-jameela-saat-rapat-dpr-ungkap-kompor-listrik-hanya-menimbulkan-masalah-baru?page=2.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved