Liga Italia
Langkah Pengecut Inzaghi di Udinese Vs Inter Milan Buat Posisinya Terancam, Ganti atau Pertahankan?
Laga Inter Milan melawan Udinese dalam Serie A Liga Italia membuat posisi Simone Inzaghi sebagai pelatih terancam. Akankah ia digantikan?
Penulis: Ananda Putri Octaviani | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pelatih-Inter-Milan-Simone-Inzaghi-dan-para-pemainnya.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Laga Inter Milan melawan Udinese dalam Serie A Liga Italia membuat posisi Simone Inzaghi sebagai pelatih terancam.
Pasalnya, Inter Milan harus merasakan kembali pahitnya kekalahan atas Udinese dengan skor 3-1.
Kekalahan Inter Milan atas Udinese ini disebut-sebut disebabkan oleh Inzaghi yang salah membuat keputusan saat laga berlangsung.
Baca juga: Masalah Kompensasi Sporting CP Bikin Rafael Leao Minta AC Milan Naikkan Gaji dan Enggan ke Chelsea?
Baca juga: Inter Milan Terpuruk, Keputusan Inzaghi saat Lawan Udinese Pengecut dan Medioker, Bakal Diganti?
Bahkan, penggemar yang kecewa sampai menggaungkan tagar Inzaghi Out di media sosial.
Dikutip dari BolaSport, dalam laga tandang Inter Milan itu, Inzaghi dinilai telah melakukan langkah aneh.
Bahkan Inzaghi sampai disebut sebagai pengecut karena langkah yang dilakukannya itu.
Bagaimana tidak, pelatih berusia 47 tahun itu menarik keluar Alessandro Bastoni dan Henrikh Mkhitaryan, untuk kemudian digantikan dengan Federico Dimarco dan Roberto Gagliardini.
Padahal, laga Udinese vs Inter Milan itu baru berjalan 31 menit, dengan skor seri, 1-1.
Inzaghi beralasan, ia mengganti kedua pemain itu karena Bastoni dan Mkhitaryan mendapatkan kartu kuning, membuat sang pelatih memilih menghindar dari kemungkinan adanya kartu kuning kedua.
"Mereka mendapat kartu kuning. Udinese memenangi semua duel perebutan bola dan kami berada dalam masalah. Saya ingin memberikan kejutan," ujar Inzaghi pascalaga.
Langkah yang dilakukan Inzaghi ini tentu dianggap sebagai langkah pengecut, karena pelatih nyatanya tak membiarkan pemain berjuang sekuat tenaga untuk membuktikan diri dan memperbaiki kesalahan.
Tak sampai di situ, Inzaghi juga membuat keputusan yang membuatnya dicap sebagai pelatih medioker.
Inzaghi menarik mundur Edin Dzeko dan Francesco Acerbi saat kedua pemain itu sedang berkontribusi positif bagi tim.
Baca juga: Dua PR Stefano Pioli Susul Kalahnya AC Milan 1-2 dari Napoli dalam Big Match Serie A Liga Italia
Dzeko turun lapangan di menit 67 digantikan Joaquin Correa, sementara Acerbi digantikan Stefan de Vrij di menit 79.
Berharap bisa membangun serangan, para pemain pengganti itu justru melempem selama permainan, hingga Udinese berhasil mencetak 2 gol di 10 menit terakhir laga.