Imigrasi Gorontalo
Immigration Goes to Campus UNG, Bahas Aturan Bepergian di Era New Normal
Seminar dalam program Immigration goes to Campus itu, sebagai langkah inovatif Imigrasi Gorontalo sosialisasi aturan keimigrasian.
Penulis: Redaksi |
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Kantor Imigrasi Gorontalo menggelar Seminar Keimigrasian di Universitas Negeri Gorontalo, Kamis (22/9/2022).
Seminar dalam program Immigration goes to Campus itu, sebagai langkah inovatif Imigrasi Gorontalo sosialisasi aturan keimigrasian.
Seminar diisi oleh dua narasumber, yakni Andry Indrady, Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Gorontalo dan Putri Nailatul Himma, Sub Koordinator wilayah IV Kelompok Substansi Penataan dan Penguatan Kelembagaan Pendidikan Tinggi Akademik.
Seminar dimoderatori oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo, Joni Rumagit.
Dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Gorontalo Heni Susilo Wardoyo. Setelah itu, dilanjutkan dengan keynote speech dari Wakil Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Karmila Mahmud.
Ia mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo tersebut.
Apalagi tim imigrasi harus repot-repot datang ke UNG demi memberi edukasi dan sosialisasi soal aturan keimigrasian.
“Kami dan pak rektor sangat mengapresiasi kegiatan hari ini yaitu immigration goes to campus. Ini (kegiatan) penting sekali,” kata Karmila.
Ia bercerita saat ditelepon langsung oleh Andry Indrady terkait rencana kegiatan tersebut. Ia tidak banyak berpikir, langsung mengiyakan rencana itu.
“Saya gak berpikir terlalu lama. Langsung saya iyakan. Karena saya paham sekali betapa pentingnya fungsi imigrasi untuk UNG. Apalagi sekarang kami tengah menggiat-giatkan program internasionalisasi,” tegasnya.
Karmila bercerita jika dirinya sudah 13 kali ke luar negeri. Belasan kali ke luar negeri membuatnya kenyang pengalaman terkait keimigrasian.
Menurut dia, saat ini layanan imigrasi sangat pesat perkembangannya. Misal soal mudahnya mengurus paspor.
“Jika dulu saya harus ke Manado, Sulawesi Utara untuk urus paspor, kini karena ada kantor imigrasi di Gorontalo, cukup mudah.” kata Karmila.
Terlebih hadirnya program Eazy Passport. Dulu untuk mengurus paspor harus ke kantor imigrasi, kini bisa ditunggu di rumah dan tim imigrasi yang akan mendatangi langsung pemohon.
“Saya mau memberikan apresiasi kepada Kantor Imigrasi, karena migrasi sekarang ini, di zaman sekarang, beberapa tahun terakhir ini semakin approachable,” tegas Karmila.
Tidak cuma diisi oleh Seminar Keimigrasian, Immigration goes to Campus juga diisi dengan sejumlah layanan informasi untuk mahasiswa dan dosen.
Ada empat layanan informasi, yakni pengurusan paspor WNI baik paspor baru, penggantian paspor, maupun paspor rusak.
Lalu ada layanan informasi permohonan izin tinggal keimigrasian. Meliputi izin tinggal kunjungan, izin tinggal terbatas, dan izin tinggal tetap.
Selanjutnya layanan informasi terkait pelaporan orang asing dan pengaduan keimigrasian.
Kegiatan berlangsung di Aula Lantai 4 Gedung Rektorat UNG. Seminar diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas di UNG, serta dosen serta para wakil dekan yang turut hadir. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/22092022_Seminar-keimigrasian.jpg)