ESI Gorontalo

Turnamen Esport oleh ESI Gorontalo, Diisi 4 Game Online

Suryono, Ketua umum ESI Gorontalo menjelaskan, 4 jenis game online yang dipertandingkan itu yakni PUBG, Mobile Legend, Fire Fire, dan eFootball

Penulis: Husnul Puhi |
TribunGorontalo.com/free
Ilustrasi atlet esport. 

Free Fire

Free Fire, juga dikenal sebagai Garena Free Fire, adalah game battle royale yang dikembangkan oleh perusahaan game Vietnam 111dots Studio.

Gim ini diterbitkan oleh Garena untuk Android dan iOS. Ini menjadi game seluler yang paling banyak diunduh secara global pada tahun 2019.

Pada Agustus 2021, Free Fire mencatat rekor dengan lebih dari 150 juta pengguna aktif harian di seluruh dunia. Pada tahun 2021, Free Fire telah meraup lebih dari $4 miliar di seluruh dunia. 

Free Fire Max, versi Free Fire yang disempurnakan secara grafis, dirilis secara global pada 28 September 2021.

eFootball

eFootball, sebelumnya dikenal sebagai Pro Evolution Soccer (PES) secara internasional dan Winning Eleven di Jepang dan Amerika Utara. adalah serangkaian video game simulasi sepak bola yang dikembangkan dan diterbitkan oleh Konami sejak 1995.

Terdaftar sebagai salah satu waralaba video game terlaris, seri ini telah terjual 111 juta kopi di seluruh dunia, selain 400 juta unduhan seluler, per Desember 2020.

eFootball telah dianggap sebagai saingan dari seri FIFA EA Sports. Liga esports, eFootball.Open (sebelumnya bernama PES World Finals atau PES League), telah diadakan oleh Konami setiap tahun sejak 2010.

Menurut Ketua ESI Gorontalo, Suryono, turnamen esport tersebut sebagai seleksi untuk Piala Gubernur di bidang esport. 

“Tidak cuma itu, pada bulan November apabila memungkinkan lolos, (juara) untuk turnamen Piala Gubernur ESI Gorontalo ini akan diikutkan ke Piala Presiden di Bali,” ungkap Suryono saat ditemui di Hotel Aston, Jumat (16/9/2022).

Persiapan ini juga sekaligus untuk menyiapkan atlet Gorontalo nanti mengikuti Kejuaraan International Esport di China. Ia berharap atlet Esport Gorontalo bisa ikut berlaga di turnamen tersebut. 

“Kami berharap pemain kita yang memiliki latar belakang pemain nasional untuk bisa kita kirim ke sana,” tegas Suryono. 

Menurut Suryono, saat ini esport yang unggul di Gorontalo hanya eFootball atau sebelumnya bernama Pro Evolution Soccer (PES). 

Sementara untuk jenis game PUBG (PlayerUnknown’s Battlegrounds) maupun Free Fire masih lemah. Atau belum ada pemain kedua jenis game itu yang unggul di Gorontalo. 

“Untuk itu saya minta tolong kepada teman-teman (gamers) agar eSport kita semakin unggul, perbanyaklah bermain dan melatih skill (kemampuan),” tukas Suryono.

Seleksi Piala Gubernur ESI Gorontalo akan berlangsung empat hari. Dimulai tanggal 21-24 September 2022 di Bele Li Mbui, Kota Gorontalo. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved