RTH Isimu-Gorontalo Anggaran Rp 1,5 M Kini Terbengkalai
Kondisi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Isimu Kecamatan Tibawa, kini terbengkalai.
Penulis: Redaksi |
(Laporan Sri Aprilia Mayang, Wartawan TribunGorontalo.com dari Kabupaten Gorontalo)
TRIBUNGORONTALO.COM, limboto - Kondisi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Isimu Kecamatan Tibawa, kini terbengkalai.
Melansir dari data APBD tahun 2020 Dinas Pekerjaan Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Gorontalo, bangunan sekitaran Bundaran Patung Tani itu sempat menelan anggaran Rp 1.499.994.574.22.
Namun, pantauan TribunGorontalo.com, proyek 1,5 M itu justru hanya rampung 50 persen dari skema rencana pembangunan.
Hanya ada 17 kedai makan berhasil dibangun oleh CV Cahaya Putera, sebagai pemenang tender proyek tersebut. Diantaranya, tujuh bangunan dibentuk dari tembok dan sepuluh bangunan lainnya dari kayu.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PU-PR) Kabupaten Gorontalo, Heriyanto Kodai mengatakan, pandemi Covid 19 membuat anggaran rencana pembangunan tersebut direfocusing.
"Detail anggaran refocusingnya saya tidak tau pasti," ungkapnya.
Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo sempat berharap pengerjaan proyek itu selesai di bulan Desember 2020. Hal itu diungkapkannya saat momen peletakan batu pertama, Sabtu (19/9/2020).
“Semoga bisa diselesaikan di bulan Desember 2020 mendatang, agar bisa dinikmati masyarakat termasuk menyambut tahun 2021,” kata Nelson, dikutip dari Hulonthalo.id.
Kini Heriyanto menyatakan proyek itu akan dilanjutkan, walaupun tak ada kepastian waktu.
"Tetap kita lanjutkan, kita tidak biarkan seperti itu, kami akan agendakan dalam perencanaan anggaran TAPD baik itu 2023 ataupun 2024," ujarnya.
(TribunGorontalo.com/Aprilia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Penampakkan-Bangunan-RTH-Isimu.jpg)