Kepala Tata Usaha di UMGo Diduga Menggelapkan Dana Rp630 Juta

Saat ini, oknum KTU itu sudah dilaporkan polisi oleh Wakil Rektor 2 UMGo. Dasar pelaporan adalah dugaan penggelapan dana. 

Penulis: Apris Nawu | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/free
Saat ini, oknum KTU itu sudah dilaporkan polisi oleh Wakil Rektor 2 UMGo. Dasar pelaporan adalah dugaan penggelapan dana. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Seorang oknum kepala tata usaha (KTU) di Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo) diduga menggelapkan dana Rp630 juta. 

Saat ini, oknum KTU itu sudah dilaporkan polisi oleh Wakil Rektor (WR) 2 UMGo. Dasar pelaporan adalah dugaan penggelapan dana. 

Saat ditemui di kampus UMGo, di Desa Pentadio Timur, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, WR 2, Salahuddin Pakaya membenarkan pelaporannya ke Polda Gorontalo. 

"Informasi kami dapatkan yang mana dia (diduga pelaku) pegawai berstatus KTU di Fakultas Kesehatan UMGo,” ungkap Salahudin. 

Meski belum tahu persis, namun dugaan kuat penggelapan mulai dilakukan sejak 11 Agustus 2022 lalu. 

Nominal pasti kini masih terus diselidiki tim audit kampus.

UMGo berdiri secara resmi melalui surat keputusan Menteri Departemen Pendidikan Nasional (DEP DIKNAS RI) dengan SK No. 98/D/O/2008 tanggal 11 juni 2008. 

Kampus UMGo awalnya berada di kompleks Perguruan Muhammadiyah Kota Gorontalo dengan status pinjam pakai.

Selanjutnya sejak tahun 2010 pindah menempati gedung milik sendiri di Pentadio Timur Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo.

SK Mendiknas RI Nomor 98/D/O/2008, tanggal 11 juni 2008 tentang penertiban izin penyelenggaraan sembilan program studi jenjang program sarjana S1 masing – masing :

  1. Program Studi Sistem Informasi
  2. Program Studi Geografi
  3. Program Studi Agribisnis
  4. Program Studi Peternakan
  5. Program Studi Budidaya Perairan
  6. Program Studi Administrasi Negara
  7. Program Studi Sastra Inggris
  8. Program Studi Sastra Arab
  9. Program Studi Ekonomi Pembangunan

(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved