Luapan Air Sungai Genangi Desa Mopuya dan Mamungaa di Gorontalo Kini Telah Surut
Dua Desa Mopuya dan Mamungaa Timur Kecamatan Bulawa Kabupaten Bone Bolango Gorontalo terendam banjir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/06092022_banjir-mopuya.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Desa Mopuya dan Mamungaa Timur Kecamatan Bulawa Kabupaten Bone Bolango Gorontalo terendam banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone Bolango melaporkan dua desa terdampak banjir akibat hujan deras dan sungai meluap.
Kepala BPBD Kabupaten Bone Bolango Achril Babyonggo menyampaikan, curah hujan tinggi mulai, Selasa (06/9/2022) dini hari.
"Mulanya sejak pukul 10.30 Wita Hujan deras, lanjut 11.00 Wita hingga 14.00 Wita."
Di Kecamatan Bulawa ketinggian air mencapai 1 meter.
Air memasuki rumah sejumlah warga Desa Mopuya hingga menghambat akses jalan.
Kendaraan tertahan tak bisa melintas, sementara masyarakat meminta tolong dievakuasi dari rumah masing-masing.
Laporan yang didapatkan TribunGorontalo.com dari lokasi, ada sedikitnya 146 jiwa jadi terdampak banjir di pesisir Bone Bolango tersebut.
Namun, menurut Kepala BPBD Bone Bolango, Achril Babyonggo, 146 jiwa itu baru mencakup Desa Bulawa saja.
"Untuk data di Desa Mamungaa Timur belum diketahui.” ungkapnya.
Kata Achril Babyonggo, 146 jiwa itu dalam 40 kepala keluarga (KK). Saat ini tengah dievakuasi dari banjir.
Fasilitas umum pun terkena dampak banjir, seperti sekolah, toko/minimarket.
Achril mengatakan, pihaknya saat ini telah menangani banjir melalui assessment secepatnya, serta koordinasi dengan aparat desa dan kecamatan setempat.
BPBD segera evakuasi warga terdampak banjir dibantu aparat TNI/Polri.
Untuk kondisi saat ini, kata dia, terdapat sisa lumpur di rumah rumah warga. Sementara, ketinggian air sungai sudah surut/ normal kembali.
Warga terdampak kini telah mengungsi ke rumah sanak saudara dan beberapa tempat lainnya.
“Alhamdulilah, untuk akses jalan Trans Sulawesi sudah bisa dilalui oleh kendaraan” jelasnya. (*)