HMI dan LMND Gorontalo Bersatu Tolak Kenaikan Harga BBM

Penolakan keras terhadap kenaikan harga BBM dilakukan dengan aksi demonstrasi di Bundaran Saronde, Jl HB Jassin, Kota Gorontalo, Kamis (01/08/2022).

TribunGorontalo.com/RismanTaharuddin
Aksi saling dorong tidak terhindarkan. Antara mahasiswa dan polisi, saling tahan posisi. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Dua organisasi mahasiswa (ormawa) Gorontalo, bersatu menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Dua ormawa lantang menolak kenaikan harga BBM yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND). 

Belakangan diketahui, Ikatan Mahasiswa Bone Bolango (IMB) juga ikut bergabung.

Penolakan keras terhadap kenaikan harga BBM dilakukan dengan aksi demonstrasi di Bundaran Saronde, Jl HB Jassin, Kota Gorontalo, Kamis (01/08/2022). 

Masalahnya, di Bundaran Saronde tidak jauh dari SPBU 74.962.27. Karena itu, polisi perketat penjagaan di SPBU ini. 

Apalagi, sejak berkumpul pada pukul 15.00 Wita di Bundaran Saronde, massa aksi dari kalangan mahasiswa, membakar ban bekas.

Tiga ormawa tampak memaksa masuk ke dalam SPBU. Polisi Gorontalo tak mau diam. Mereka memasang barikade, menahan langkah ratusan mahasiswa tersebut. 

Aksi saling dorong tidak terhindarkan. Antara mahasiswa dan polisi, saling tahan posisi.

Meski kalah jumlah, Polisi Gorontalo berupaya tak jebol. Jika terjadi, SPBU bisa dikuasai mahasiswa. 

“Bisa tabakar (terbakar) ini SPBU klo mahasiswa maso,” celetuk masyarakat yang menyaksikan aksi demonstrasi tersebut. 

Nandito Hasan, Koordinator Aksi HMI Gorontalo menjelaskan, upaya masuk ke dalam SPBU tidak untuk maksud yang buruk. 

“Kami hanya ingin duduk-duduk saja di SPBU,” tegas dia. 

Sebetulnya kata Nando, pihaknya berharap aksi hari ini dapat mengubah kebijakan pemerintah terhadap kenaikan harga BBM subsidi. 

Sebab, kenaikan harga BBM adalah kebijakan yang mencekik masyarakat. Terlebih di tengah ketidakpastian ekonomi. 

“Ekonomi kita lagi buruk. Baru saja covid-19, tapi pemerintah main menaikan harga BBM. Cuma satu kata, Tolak!” teriak seorang koordinator aksi, Nando Hasan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved