Hujan Lagi, Gorontalo Banjir Lagi dan Lagi
Beberapa jam diguyur hujan, beberapa daerah di Provinsi Gorontalo terendam banjir, Selasa (30/8/2022).
TRIBUNGORONTALL.COM, Gorontalo - Beberapa jam diguyur hujan, sejumlah wilayah di Provinsi Gorontalo terendam banjir, Selasa (30/8/2022).
Banjir saat ini melanda Kecamatan Suwawa, Kecamatan Bone Taludaa, Kecamatan Bone Pantai Desa Tongo, Kecamatan Bulawa, Kecamatan Kabila Bone, dan Kabupaten Bone Bolango.
Adapun Kota Gorontalo di Kelurahan Tenilo, dan Talumolo tak luput dari terpaan banjir.
Informasi dihimpun TribunGorontalo.com, Hujan deras mengguyur Bone Bolango dan Kota Gorontalo, mulai sore sekitar pukul 16.40 Wita hingga pukul 18.45 Wita.
Banjir itu dipicu luapan air sungai dari wilayah pegunungan kemudian menggenangi permukiman warga.
Ketinggian banjir mencapai sekitar 1 meter atau setara pinggang orang dewasa.
Warga Bone Nyaris Melahirkan di tengah banjir
Oktavia, warga Desa Cendana Putih, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, terpaksa harus mengejan di tengah banjir.
Pihak Puskesmas Bone lantas mengevakuasi Oktavia ke tempat aman menggunakan mobil ambulance.
Baca juga: Ibu Hamil di Bone Pesisir-Gorontalo Nyaris Melahirkan di Tengah Banjir
Ternyata, air semakin deras dan genangan air meninggi, membuat mobil terperangkap.
Puskesmas Bone berada di Desa Masiaga. Wilayah ini merupakan satu dari tiga desa diterjang banjir.
Beruntung, mobil bisa keluar dan tiba di RS Tombulilato berjarak sekitar 18 km dari puskesmas Bone.
Sedikitnya 978 jiwa di Kecamatan Bone pesisir terdampak banjir bandang hari itu, Senin (22/8/2022).
Desa Ilohuuwa 57 KK 210 jiwa, Desa Masiaga 208 KK 732 jiwa, dan Desa Moodulio 12 KK 36 jiwa.
Desa Tongo
Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, tercatat Desa Tongo sudah tiga kali diterjang banjir.
Setidaknya, ada 342 warga yang terdampak banjir di Kecamatan Bonepantai, Bone Bolango, Gorontalo itu.
Anwar Daii menyebut, banjir terjadi sekitar pukul 21.30 Wita.
Saat banjir menerjang, masyarakat tidak siap. Bahkan ada masyarakat panik, karena tiba-tiba terkepung air setinggi perut orang dewasa.
Desa Yosonegoro
Dilansir data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 192 rumah warga Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo terendam banjir pada Kamis (19/5) pukul 14.40 waktu setempat.
Banjir terjadi, setelah hujan intensitas tinggi menyebabkan genangan air. Saluran pembuangan penuh sehingga memasuki pemukiman warga.
Banjir tinggi muka air 50 sentimeter ini berdampak pada dua kecamatan, meliputi Kecamatan Limboto (Kelurahan Tenilo) dan Kecamatan Limboto Barat (Desa Yosonegoro, Haya-haya, Padengo dan Ombulo). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Penampakkan-banjir.jpg)