Budaya Gorontalo
Tahu Tanggomo? Story Telling Tradisional dalam Budaya Gorontalo
Kendati, Tanggomo adalah budaya Gorontalo yang mesti dilestarikan. Apalagi, kini berstatus warisan budaya Indonesia.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Sudah ada 30 budaya Gorontalo yang kini masuk warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia, satu di antaranya Tanggomo.
Namun, rupanya tidak banyak yang familiar dengan Tanggomo sebagai budaya Gorontalo.
Kendati, Tanggomo adalah budaya Gorontalo yang mesti dilestarikan. Apalagi, kini berstatus warisan budaya Indonesia.
Tanggomo sebetulnya adalah sastra lisan tradisional Gorontalo. Merujuk pada keterampilan menceritakan ulang sesuatu dengan irama.
Biasanya, pelaku Tanggomo menceritakan sebuah kisah ataupun narasi tentang Gorontalo dalam bentuk puisi naratif.
Secara teknis, biasanya tidak terikat oleh baris. Ditinjau secara kata, Tanggomo artinya “tampung”. Biasanya, Tanggomo dilakukan dengan menceritakan kejadian nyata, entah cerita rakyat ataupun lainnya.
Biasanya, Tanggomo dilakukan tanpa alat. Kemudian karena perkembangannya, kini ada pula yang menggunakan gambus.
Tanggomo dipandang jadi semacam penyebar informasi. Pada 2020 lalu, putri Gorontalo, Hindun Hulopi pernah membawa Tanggomo ke pentas nasional.
Ia saat itu melaju ke level nasional dalam ajang pemilihan Putri Kebudayaan.
Ia memilih Tanggomo sebagai budaya Gorontalo yang diperkenalkan ke nasional. Bukan tanpa alasan, ia ingin Se-Indonesia tahu budaya Tanggomo di Gorontalo.
“Kita harus tetap memperhatikan eksistensi Tanggomo. Anak muda harus tahu. Kita harus lestarikan ini,” seru Hindun saat dihubungi via telepon, Sabtu (27/8/2022).
Tanggomo masuk WBTB pada 2015 silam. Sastra lisan berirama ini ditetapkan sebagai WBTB bersama Polopalo, alat musik dari bambu.
Juga bersama Lohidu sebagai pantun tradisional, Tahuli sebagai petuah lisan, Dayango sebagai tarian, Binte Biluhuta sebagai makanan khas, dan Langga sebagai bela diri tradisional Gorontalo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/27082022_tanggomo.jpg)