Budaya Gorontalo
Jangan Salah, Ini Arti Warna Pakaian Adat dalam Budaya Gorontalo
Satu dari perbedaan itu adalah warna pakaian tersebut. Jangan salah, dalam budaya Gorontalo, warna pakaian adat memiliki arti penting.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pakaian adat dalam budaya Gorontalo tidak cuma unik, namun juga syarat akan simbol dan arti.
Dalam budaya Gorontalo, ada tujuh pakaian adat yang meski sekilas sama, namun memiliki perbedaan.
Satu dari perbedaan itu adalah warna pakaian tersebut. Jangan salah, dalam budaya Gorontalo, warna pakaian adat memiliki arti penting.
Ada tujuh warna pakaian adat Gorontalo; merah, kuning, hijau, ungu, cokelat, hitam, dan putih.
Masing-masing warna digunakan pada acara dan momen yang berbeda. Setiap warna, mengandung filosofi yang dalam.
Dirangkum TribunGorontalo.com, tujuh pakaian adat Gorontalo dengan warna berbeda itu, digunakan biasanya pada upacara resmi, upacara adat, pernikahan, pembaitan, dan kedukaan.
Berikut tujuh warna pakaian adat Gorontalo beserta artinya.
Merah

Warna merah menyimbolkan tanggungjawab dan keberanian. Seorang pengguna pakaian adat warna merah ini, diharapkan memiliki jiwa yang berani serta bertanggungjawab.
Kuning Keemasan

Warna kuning keemasan secara filosofis menggambarkan kebesaran, kemuliaan, kesetiaan, serta kejujuran. Pemakainya diharapkan jadi pemimpin mulia serta bijaksana dalam memimpin daerahnya maupun keluarganya.
Hitam

Hitam adalah warna untuk keteguhan dan ketakwaan. Gorontalo sebagai provinsi yang kental dengan tradisi keislaman, menekankan warganya untuk selalu bertakwa dan berpegang teguh pada agama.
Hijau

Warna ini secara filosofi sebagai lambang kesejahteraan pemakaianya. Selain itu, juga melambangkan kesuburan, kerukunan, serta kedamaian.