Selasa, 10 Maret 2026

Tupalo Perupa Gorontalo Jualan Karya di Art Jakarta untuk Maa Ledungga 2022

Awal yang sedang dalam perjalanan menuju venue pameran menjelaskan, 16 seniman itu tidak akan hadir langsung di Jakarta. 

Tayang:
zoom-inlihat foto Tupalo Perupa Gorontalo Jualan Karya di Art Jakarta untuk Maa Ledungga 2022
TribunGorontalo.com/WawanAkuba
Seorang warga saat menyaksikan pameran karya lukisan di Maa Ledungga 2019. Hasrul Eka Putra, pria yang tengah menyaksikan lukisan itu mengaku kagum. Karya-karya seniman Gorontalo menurutnya, luar biasa. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Organisasi Seniman Tupalo Perupa Gorontalo jualan karya di Art Jakarta 2022 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jl Gatot Subroto, Tanah Abang, DKI Jakarta, pada 26-28 Agustus 2022 nanti.

Menurut Awaludin Ahmad, Art Insiator Tupalo Perupa Gorontalo, hasil penjualan karya di Art Jakarta 2022, untuk membiayai event Maa Ledungga 2022: Pesta Seni Panen Padi.

Maa Ledungga dalam bahasa Gorontalo dapat diterjemahkan menjadi “Sudah datang” atau “Sudah sampai”. Biasanya untuk menyambut musim panen padi dalam kurun waktu 3-4 bulan.

Anggota Tupalo Perupa Gorontalo yang terlibat dalam Art Jakarta 2022 yakni, Yayat Gokilz,  Upik Abudi,  Talib Eka,  Syam Terrajana ,  Shandi Igirisa,  Ryo Koni,  Rizal Misilu,  Riden Baruadi,  Raihan Lahidjun,  Mohammad Katili,  Jemmy Malewa, Jamal MA,  Iwan Yusuf,  Imal Malabar,  Halid Mustapa,  D. Zakky Sore.

Awal yang sedang dalam perjalanan menuju venue pameran menjelaskan, 16 seniman itu tidak akan hadir langsung di Jakarta. 

Ia sebagai panitia, dipercayakan membawa 150-an karya itu ke venue Art Jakarta 2022 di JCC. 

Ia sekaligus akan marathon memajang ratusan karya tersebut, karena hanya memiliki waktu dua hari sebelum pameran dimulai. 

“Iya ada sekitar 150-an karya. Jenis lukisan semua.” ungkap Awal dihubungi TribunGorontalo.com via telepon, Rabu (24/8/2022). 

Selain 16 seniman itu, ada pula 6 seniman asal Jogja yang berpartisipasi. Mereka ini kata Awal, seniman yang peduli dan mendukung event Maa Ledungga di Gorontalo. 

Keenam seniman itu yakni Yaksa Agus,  Laila Tifah ,  Gusmen Heriadi,  Deni Susanto,  Anggar Prasetyo ,  Andi Acho Mallaena. 

Tahun ini adalah ketiga kalinya Tupalo Perupa Gorontalo dan Hartdisk menggelar Maa Ledungga. Sebelumnya pada 2018, 2019, dan absesn pada 2020 dan 2021 karena pandemi covid-19. 

Pada 2019 silam, Maa Ledungga dipusatkan di  tempat penggilingan padi di areal sawah Desa Huntu Selatan, Kabupaten Bone Bolango. Dua gudang penyimpanan hasil panen dijadikan ruang pameran karya-karya seni.

Dua gudang disulap jadi tempat untuk memajang karya perupa. Tidak banyak diubah. Kesan gudang penyimpanan tetap dipertahankan. 

Alat timbang beras, mesin dan beberapa alat petani, tetap diletakan di dalam gudang, disandingkan bersama karya seni. 

Kesan memasuki gudang penyimpanan hasil panen petani tetap dirasakan oleh pengunjung.

Tahun kedua Maa Ledungga, Tupalo Perupa Gorontalo mendatangkan puluhan seniman dari luar Gorontalo. 

Seniman-seniman ini berasal dari beberapa kota yang telah dikenal sebagai kota seni rupa, seperti Jogjakarta, Bali, dan Jakarta. Selain itu, juga ada dari Kota Mojokerto, Kupang, Makassar, Surabaya, Palu, Pasuruan, dan Kota Batu. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved