Pemkab Bone Bolango
Pejabat Papua Barat Kagumi Pelayanan Publik Bone Bolango-Gorontalo
Mall Pelayanan Publik (MPP) yang dibangun Bupati Hamim Pou, memutus perjalanan panjang masyarakat.
Penulis: Husnul Puhi |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/24082022_Wempi-Welly.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Wempi Welly Rengkung, Wakil Bupati Manokwari, Papua Barat, mengagumi inovasi pelayanan publik di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Sebab, masyarakat di wilayah itu kini tidak harus mendatangi banyak kantor untuk urusan administrasi.
Mall Pelayanan Publik (MPP) yang dibangun Bupati Hamim Pou, memutus perjalanan panjang pelayanan masyarakat mengakses pelayanan.
"Ditempat kami masih terkotak-kotak pelayanannya, kalau ini sudah terpadu," ungkap Wempi saat ditemui di MPP Bone Bolango, Selasa (23/8/2022).
Wempi Welly yang kini gencar melakukan pembangunan di Manokwari Selatan itu menganggap, Hamim berhasil mewujudkan pelayanan publik yang mudah dan gampang.
Ia mengaku dapat belajar banyak dari Bone Bolango yang dipimpin oleh Hamim Pou itu.
Alasan Wempi memilih Bone Bolango karena menganggap kabupaten berpenduduk 164 ribu itu, sebagai daerah maju.
"Ini wilayah maju, makanya kita belajar dari Bone Bolango," kata Wempi.
Menurutnya daerah yang dipimpin oleh Bupati dua periode itu telah berkembang pesat.
Tiga tahun lalu Wempi sempat berkunjung ke Bone Bolango, namun menurutnya tak seperti sekarang ini.
"Sekarang sudah banyak yang berubah," imbuhnya.
MPP Bone Bolango sebetulnya pada Januari 2021 lalu telah diresmikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Moh. Mahfud MD.
“Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Bone Bolango ini dinyatakan beroperasi dengan resmi mulai hari ini, Rabu, 27 Januari 2021,” ujar Menko Polhukam Mahfud MD saat menghadiri peresmian Mal Pelayanan Publik Bone Bolango Gorontalo melalui virtual.
Menurut Mahfud, MPP membuat pelayanan menjadi cepat, mudah, terjangkau, aman dan nyaman.
MPP akan mengubah persepsi tentang pelayanan publik di pemerintahan lelet, tidak mudah, kadangkala sulit terjangkau karena tempatnya jauh, dan juga tidak nyaman.
“Bahkan pelayanan publik kita ini koruptif, ada semboyan kalau bisa lama kenapa dipercepat. Sehingga pemerintah menyambut baik dan membuat dorongan melalui berbagai regulasi agar ada proses pelayanan publik yang cepat, mudah, terjangkau, aman dan nyaman,” kata Menko Polhukam Mahfud MD.
Ada dua pengertian koruptif menurut Mahfud, yakni tumpang tindihnya peraturan dan terlalu gemuknya birokrasi.
Mahfud bersyukur dan menyambut gembira MPP di Bone Bolango ini karena merupakan salah satu bentuk untuk merespon dorongan pemerintah agar menjadi efektif dan efisien membangun pelayanan publik, sehingga tidak akan mudah lagi untuk dimain-mainkan.
“Sebab itu, selamat kepada Bupati dan Kabupaten Bone Bolango,” ucap Mahfud.
Bone Bolango menurut Mahfud kabupaten pertama yang membuat MPP dengan 269 konters yang sudah dibuka dan siap melayani masyarakat setiap saat.
“Kalau ada sesuatu masalah, baik teknis maupun administratif ada Bapak MenPan RB dan seluruh jajarannya yang akan membimbing dan memberikan petunjuk yang diperlukan agar program ini berjalan lancar,” kata Menko Polhukam Mahfud MD.
MPP merupakan penggabungan berbagai jenis pelayanan yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN/D maupun swasta yang dapat dilakukan dalam satu tempat dengan sistem yang terintegrasi.
Kehadiran MPP menjadi bukti nyata sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah yang berhasil menghilangkan ego sektoral demi kesuksesan program pembangunan. (*)