PEMPROV GORONTALO
3 Cara Istri Hamka Hendra Tekan Angka Stunting di Gorontalo
Sesuai data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Provinsi Gorontalo pada tahun 2021 sebesar 29 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Stunting_p2ptmkemkes.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Gamaria Monoarfa, Istri Pj Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer, memulai misi penurunan stunting di Provinsi Gorontalo.
Ketua Tim Penggerak PKK yang juga dokter gizi itu, memulai misi penurunan stunting dari Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut).
Sesuai data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Provinsi Gorontalo pada tahun 2021 sebesar 29 persen.
Angka ini mengalami penurunan sebesar 5,9 persen dibandingkan dengan tahun 2019 sebesar 34,89 persen.
Jika diurai, angka itu menunjukan, angka stunting di Gorut, tertinggi ke-3 di Gorontalo.
Ini membuat Gamaria bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Gorontalo mengunjungi wilayah tersebut pada Kamis (18/8/2022).
“Kenapa Gorut yang kita pilih? Karena dari data yang diperoleh angka prevalensi stunting di Gorut paling tinggi.” ungkap Gamaria.
Menurutnya, tidak mudah menurunkan angka stunting.
Sebab, banyak hal yang harus diintervensi. Banyak hal yang saling terkait kata dia.
“Namun, saya hanya menginginkan kita harus bisa menurunkan ini, kita bersama sama dengan dinas kesehatan dan teman teman pemda Gorut,” ungkap Gamaria.
Misi penurunan angka stunting pertama dimulai dengan menemui pemda setempat.
Ia memulai rapat koordinasi untuk menghimpun data stunting serta strategi yang sudah dilakukan pemda.
Usai pertemua, tim lantas bertolak ke desa yang terdampak stunting yakni Desa Ilangata Barat dan Desa Oyile, Kecamatan Anggrek, Gorut.
Ada tiga strategi yang disarankan oleh Gamaria untuk menekan angka stunting di Gorontalo.
Pertama, memantau status gizi yang benar dengan cara menimbang anak.
Kedua, melaksanakan tata laksana rujukan berjenjang dimulai dari posyandu, puskesmas, dan RSUD.
Ketiga, mengintervensi gizi dengan edukasi pola makan berbasis protein hewani.
Selain itu, ia meminta para pihak melakukan terobosan dalam percepatan penurunan angka stunting ini. (*)