Selasa, 3 Maret 2026

Real Madrid Tanpa Casemiro, Carlo Ancelotti Bisa Andalkan Trio MCK Baru

Real Madrid harus kehilangan satu pemain bintang, setelah Casemiro setuju pindah ke Manchester United musim panas ini.

zoom-inlihat foto Real Madrid Tanpa Casemiro, Carlo Ancelotti Bisa Andalkan Trio MCK Baru
Twitter
Carlo Ancelotti berbicara dengan Casemiro (kiri), dan Trio MCK Real Madrid di Final UEFA Super Cup. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Carlo Ancelotti harus kehilangan satu pemain bintang, setelah Casemiro setuju meninggalkan Real Madrid musim panas ini.

Selama 8 musim berseragam Real Madrid, Casemiro sudah memenangkan segalanya. Ia telah mempersembahkan 18 gelar di semua kompetisi. Dimana enam tropi diantaranya bermain di bawah asuhan Carlo Ancelotti.

Matteo Moretto mengatakan, Manchester United menawarkan Casemiro kontrak empat tahun (opsi tambahan satu tahun) beserta gaji lebih besar daripada Real Madrid. Carlo Ancelotti gagal meyakinkan sang pemain untuk bertahan.

Casemiro pasti sudah mempertimbangkan keputusannya. Pertama, kontraknya di Madrid akan berakhir tahun 2025. Setelah itu, Ia akan menerima perpanjangan kontrak satu tahun sesuai kebijakan Real Madrid untuk pemain berusia di atas 30 tahun. Kendala sering terjadi, kala pemain senior meminta kenaikan gaji, berpotensi tidak akan diperpanjang kontraknya.

Carlo Ancelotti mengganti Casemiro di laga perempat final melawan Chelsea
Carlo Ancelotti mengganti Casemiro di laga perempat final melawan Chelsea 

Sementara, Manchester United bersedia menawarkannya gaji lebih besar plus perpanjangan kontrak hingga 2027.

Kedua, Casemiro bisa berpetualang di klub barunya. Ia telah memenangkan segalanya di Madrid. Pindah ke Manchester United bukan penurunan karir sama sekali. Karena mereka berlaga di Liga terbaik dunia.

Real Madrid sepertinya sudah siap kehilangan gelandang terbaik mereka tersebut.

Berikut opsi taktik Carlo Ancelotti musim 2022/23:

Duo Camavinga-Tchouameni

Tanpa fans sadari, Ancelotti telah meracik taktik tanpa melibatkan Casemiro di dalamnya. Salah satunya, tandem Camavinga dan Tchouameni di pramusim dan laga terakhir melawan Almeria.

Camavinga bermain baik sebagai poros, dalam permainan di mana Casemiro tidak tersedia dan sekaligus sebagai gelandang tengah. Ia bakal bersinergi dengan Tchouameni.

Gaya permainan ini akan memperkokoh lini tengah Madrid ketika bertransformasi menjadi 4-4-2.

Jika Camavinga berperan sebagai orchestrator, Tchouameni akan fokus jadi anchorman. Begitu pun sebaliknya. Sementara Modric atau Kroos bisa bermain lebih menyerang.

Sama seperti yang mereka mainkan selama di timnas Prancis. 

Tchouameni bisa bermain sebagai nomor enam atau delapan. Ia mahir umpan-umpan diagonal atau switch-play. Layaknya permainan Toni Kroos.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved