Dikbud Disentil Forry Naway Soal Aturan Penggunaan Ponsel

Forry Naway, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gorontalo bahkan menyentil.

Penulis: Risman Taharuddin | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/free
Forry Naway, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Aturan penggunaan ponsel oleh anak-anak mendesak dikeluarkan, sebelum dampaknya makin parah. 

Forry Naway, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gorontalo bahkan menyentil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) terkait masalah ini. 

Menurutnya, ponsel telah menimbulkan kecanduan, terutama kepada anak-anak. 

Jika dibiarkan, tentu dampaknya terhadap masa depan anak dan bangsa, terancam. 

Pembatasan penggunaan ponsel pada anak juga tidak cuma berkaitan dengan tumbuh kembangnya. 

Lebih dari itu, pembatasan penggunaan ponsel bisa menjauhkan anak-anak dari tindak pidana pelecehan. 

Terutama terhindar dari pengaruh buruk narkoba. 

Bagi Forry, Dikbud perlu merancang program pendidikan keluarga.

Ini yang coba dirangcang PGRI dan Dikbud serta PKK setempat. 

"Akan baik ketika waktu anak diatur, ada waktu untuk gadget, ada waktu bermain dan waktu belajar, " jelasnya. 

Entri poinnya ialah PGRI terus bersinergi dengan Dikbud untuk wujudkan tumbuh kembang anak. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved