Wanita di Sulut Dianiaya Pacar Usai Melayani Pelanggan Michat

Tidak cuma memukul, GR juga dicekik hingga dua menit. Lalu kepala GR juga dibenturkan AT ke lantai. 

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Wawan Akuba
Ilustrasi -- Michat di playstore 

TRIBUNGORONTALO.COM - Wanita berinisial GR (19) dianiaya pacarnya berinisial AT (20) usai melayani pelangganya di aplikasi Michat

Seperti dilansir dari TribunManado.com, Setelah GR selesai menerima pelanggannya, AT datang ke kamar memarahi GR. 

"Akibatnya langsung terjadi adu mulut antara keduanya. Setelah beberapa menit kemudian tiba-tiba AT langsung manganiaya GR dengan cara memukul dengan tangan terkepal ke arah kepala bagian belakang.” ungkap Kasi Humas AKP Hani Goni, Jumat (12/8/2022).

Tidak cuma memukul, GR juga dicekik hingga dua menit. Lalu kepala GR juga dibenturkan AT ke lantai. 

Bahkan, AT juga mengancam menggunting rambut GR.

Mendapat perlakuan itu, GR pun teriak minta tolong. Sesaat kemudian sejumlah penghuni rumah kosan datang melerai. 

"Akibat kejadian tersebut korban GR mengalami Bengkak dan memar serta sakit di bagian belakang kepala. Juga Sakit di bagian leher korban akibat bekas cekikan yang di lakukan oleh AT," ungkap Hani Goni. 

Secara detil Hani menjelaskan, penganiayaan terjadi di salah satu rumah Kos yang ada di Kota Tomohon pada Sabtu (6/8/2022).

Usai dianiaya, GR pun melaporkan AT dengan  aporan dugaan penganiayaan, berdasarkan LP/ 384/VIII/2022/SPKT/Polres Tomohon.

Pemuda asal Desa Sea, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) ini diamankan Team Anti Bandit (TEKAB) Polres Tomohon.

"Pelaku diamankan atas laporan dugaan penganiayaan perempuan GR. Pelaku saat ini sudah dibawa ke Mapolres Tomohon untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Hani Goni. 

Sebetulnya dari hasil pengumpulan bahan keterangan, AIPDA Yanny Watung menjelaskan bahwa penganiyaan berawal saat AT menjual GR yang merupakan pacaranya lewat Aplikasi Michat

Setelah GR mendapat Konsumen yang akan memakai jasanya AT sempat mengingatkan serta melarang agar GR untuk menerima Konsumen yang sudah mabuk atau yang sudah mengonsumsi minuman beralkohol.

Namun larangan dari pacarnya tersebut tidaak dihiraukan GR dengan tetap menerima tawaran dari pelanggan tersebut dengan satu kali memakai jasa dibayar dengan Rp 500 ribu. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved