UT Gorontalo
UT Gorontalo Lirik Pegawai Pemkab Pohuwato untuk Jadi Mahasiswa Baru
Strategi promosi UT Gorontalo ini cukup unik. Mula-mula diajak untuk Senam Sehat, lalu usai kegiatan itu, barulah UT Gorontalo mulai promosi
Penulis: Husnul Puhi |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/12082022_UT-Gorontalo_Senam.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Universitas Terbuka (UT) Gorontalo melirik pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato untuk kuliah di kampus tersebut.
Demi upaya menarik minat pegawai Pemkab Pohuwato untuk kuliah, UT Gorontalo bahkan turun langsung ke daerah berjuluk Bumi Panua tersebut.
Strategi promosi UT Gorontalo ini cukup unik. Mula-mula diajak untuk Senam Sehat, lalu usai kegiatan itu, barulah UT Gorontalo mulai mempromosikan sejumlah keunggulan layananya.
Adapun agenda Senam Sehat yang juga pernah digelar di beberapa kabupaten dan kota di Gorontalo itu, berlangsung di halaman kantor Camat Marisa. Senam Sehat juga menggandeng Dharma Wanita setempat.
"UT merupakan perguruan tinggi negeri, dan tahun ini telah mendapatkan rekor muri untuk kelas virtual terbanyak,” ungkap Andi Suci Anita Direktur UT Gorontalo saat memberikan sambutannya setelah agenda senam sehat, Jumat (12/8/22).
Tidak perlu meragukan ijazah yang dikeluarkan UT Gorontalo. Sebab, sebagai kampus negeri yang sudah terakreditasi, ijazah yang dikeluarkan juga tentu dapat digunakan untuk berbagai keperluan layaknya perguruan tinggi lain.
Juga tidak perlu meragukan biaya kuliah yang mahal. Sebab UT Gorontalo tidak mematok biaya yang mahal. Cukup bayar Rp 100 ribu untuk pendaftaran.
"Nanti ada pihak panitia yang akan membantu untuk tata cara pendaftarannya," lanjut Anita berbicara di depan para anggota Dharma Wanita.
Menyambung apa yang disampaikan Andi Suci Anita, Rusmiati Pakaya Wakil Ketua Dharma Wanita Pohuwato menyampaikan bahwa UT Gorontalo disambut baik oleh pemerintah.
Bahkan katanya, Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa menitipkan pesan melalui dirinya, untuk mengimbau para peserta untuk kuliah di UT Gorontalo jika ingin melanjutkan studinya.
"Teman-teman yang belum mengambil studi dan belum menyelesaikan studi, agar studi di Universitas Terbuka," kata Rusmiati sebagaimana pesan yang disampaikan Suharsi kepadanya.
Adapun kegiatan itu turut dihadiri oleh Mohammad Huntoyungo Camat Marisa, Lia Fadilla Pakilie al-habsyi Ketua Dharma Wanita Kecamatan Marisa, dan seluruh staff kantor camat Marisa. Adv (*)