Brigadir J
Jumat Misteri Duren Tiga: Membisu 'Saksi Bisu' Penembakan Brigadir J dan Pelecehan Istri Ferdy Sambo
Drama kasus Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J masih menyisahkan teka-teki. Hingga hari ke-29 pasca kematian Brigadir J, tak ada saksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/060822-Ferdy-Sambo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Drama kasus Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J masih menyisahkan teka-teki. Hingga hari ke-29 pasca kematian Brigadir J, tak ada saksi langsung melihat penembakan.
Begitu juga saksi langsung soal dugaan pelecahan. Meski begitu, baik kasus pembunuhan maupun dugaan pelecehan sudah naik status menjadi penyidikan.
Bharada E telah jadi tersangka pembunuhan Brigadir J. Sedangkan kasus dugaan pelecehan tak dapat dituntut lantaran terduga pelaku Brigadir J telah meninggal dunia.
'Saksi biru' CCTV yang merekam kejadian sebenarnya di rumah dinas dalam kondisi dirusak alias membisu. Akankah tragedi Brigadir J tetap misteri? Simak penjelasan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dan Bareskrim Polri.
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik kembali mengurai dan mengoreksi kronologi atau cerita detik-detik misteri tragedi Duren Tiga.
Komnas HAM apa yang terdeteksi atau rekaman CCTV dari berbagai lokasi di rumah pribadi hingga rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat 8 Juli 2022.
Ungkap Tabir Jumat Misteri
Jumat (8/7/2022)
Pukul 15.28 WIB
1) Ferdy Sambo mengenakan seragam polisi bersama satu ajudan mendatangi rumah pribadi di Jalan Saguling, Duren Tiga, Jakarta Selatan
2) Ferdy Sambo menuju ruang istirahat
Pukul 15.30-15.32
Rombongan ibu PC, istri Ferdy Sambo (Bharada E, Brigadir J, ada ART dan beberapa orang) tiba di rumah pribadi setelah melakukan perjalanan dari Magelang
Rombongan tes PCR di halaman belakang rumah. Melakukan tes PCR satu persatu, termasuk Putri, Bharada E dan Brigadir J.
Pukul 16.07