Capres 2024
Tanpa 'Pencitraan': Ini Kekuatan Riil Puan Maharani sebagai Kandidat Capres 2024
Pemilih PDIP loyal terhadap partai, maka tanpa pencitraan Puan Maharani punya modal elektabilitas 22,26 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/050822-puan-maharani-elektabilitas.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - PDIP belum tentukan calon presiden hadapi Pilpres 2024. Namun nama Ketua DPR RI Puan Maharani santer disebut paling layak capres.
Bagaimana kekuatan PDIP dan Puan Maharani hadapi Pilpres 2024? Jawabnya PDIP sebagai partai pemenang Pemilu 2019, satu-satunya partai politik yang dapat mengusung calon sendiri, penuhi presidential threshold 20 persen.
Modal 128 kursi DPR RI jika dikonsersi kira-kira 22,26 persen suara pemilih Indonesia. Asumsinya pemilih PDIP loyal terhadap partai, maka tanpa pencitraan Puan Maharani punya modal elektabilitas 22,26 persen.
Tidak hanya itu, PDIP punya lima gubernur. Mereka adalah:
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo,
Gubernur Bali I Wayan Koster,
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey,
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, dan
Gubernur Maluku Murad Ismail.
Sebanyak 215 kepala dan wakil kepala daerah, yang merupakan kader PDIP.
Dikutip dari kompas.com, pengamat politik Khoirul Umam menyebutkan, sosok Puan Maharani memiliki kans besar untuk diusung Ketua Umum PDIP Megawati menjadi capres maupun caswapres pada Pilpres 2024.
Ia menyebut, posisi pencalonan Puan Maharani dan kekuatan posisi dalam pertarungan di 2024 akan dilihat dari dua aspek.
Penguasaan PDIP pada level teritorial, dalam hal ini jumlah kepala daerah, yakni banyak kader PDIP yang jadi kepala daerah.
Kedua, instrumen negara. Meski secara teoritik instrumen lembaga negara tak bisa dikendalikan kepentingan politik tertentu, tapi dalam konteks politik taktis tetap saja ada pengaruh signifikan antara instrumen negara dengan kekuatan politik praktis.
"Ini yang menjadi pertaruhan besar. Ada 271 kepala daerah yang selesai masa jabatannya 2022-2023 dam pelaksana tugas kepala daerah akan ditentukan Kemendagri."
"Siapa yang mempengaruhi itu akan menguasai jaringan basis pemilih di level wilayah itu. Dan PDIP potensial memiliki kekuatan besar di wilayah itu," ujarnya.
Jika diakumulasikan, terdapat 271 kepala daerah yang akan lengser selama periode 2022-2023, terdiri dari 24 gubernur, 56 wali kota, dan 191 bupati.
Tiga Figur Kunci
Dapat dibilang ada tiga figur kunci Pilpres 2024, Puan Maharani, Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto.
"Konteks Mba Puan, Pak Prabowo, Airlangga, fakta pemegang kunci koalisi bukan pemilik elektabilitas memadai. Yang punya elektabilitas faktanya tidak punya kunci," kata Direktur Eksekutif Indostrategic Khoirul Umam dalam diskusi daring yang bertajuk "Mengukur Peluang 3 Figur Poros Utama di Pilpres 2024: Puan, Prabowo, dan Airlangga" pada Rabu (3/8/2022).
Umam melihat Puan Maharani memiliki kendali politik yang lebih jelas. PDIP adalah satu-satunya parpol yang mencukupi 20 persen PT.
PDIP juga merupakan parpol yang relatif tidak terjadi dinamika internal, berbeda dengan partai lain.
Umam menjelaskan, Puan cenderung kuat jika dilihat dari PDIP yang memiliki pemilih loyal, bukan sebagai individu.
Apalagi, PDIP memiliki jargon 'Jangan Patah Akar' sebagaimana yang sering disampaikan Soekarnois. Ditambah dengan fakta bahwa PDIP merupakan parpol yang memiliki elektabilitas dominan ketimbang parpol lain.
Elektabilitas tertinggi saat ini PDIP. Dan tunjukan menguatkan dominasi. Yaitu PDIP dalam basis teritorial, jumlah kepala daerah. Jumlahnya relatif besar. (*)