Pemilu 2024
PDIP Kota Gorontalo Incar 1 Kursi DPRD di Kota Timur
PDIP Kota Gorontalo mengincar 1 kursi tambahan di Kota Timur. Kemudian PDIP juga menargetkan penambahan 1 kursi lagi sehingga menjadi 5 kursi di DPRD.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/020822-ariston.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - PDIP Kota Gorontalo menargetkan penambahan 2 kursi menjadi 5 kursi pada Pemilu 2024.
PDIP Kota Gorontalo mengincar 1 kursi tambahan di Kota Timur. Kemudian PDIP juga menargetkan penambahan 1 kursi lagi sehingga menjadi 5 kursi di DPRD Kota Gorontalo.
Anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Gorontalo Ariston Tilameo mengatakan, saat ini PDIP lagi fokus pendaftaran berkas ke KPU Kota Gorontalo.
Pangurus partai melengkapi persyaratan administrasi. Termasuk sementara persiapan kader yang akan dicalonkan pada pemilihan nanti 2024.
Perolehan kursi DPRD Kota Gorontalo Pemilu 2019:
1) Golkar 5 kursi
2) PAN 4 kursi
3) PPP 4 kursi
4) Demokrat 4 kursi
5) Gerindra 3 kursi
6) PDIP 3 kursi
7) Hanura 2 kursi
Total: 25 kursi DPRD Kota Gorontalo
Daerah Pemilihan Kota Gorontalo:
Dapil 1 (5 kursi)
- Kota Selatan (13.805 suara) dan
- Hulonthalangi (11.178 suara)
Dapil 2 (6 kursi)
- Kota Barat (15.479 suara) dan
- Dungingi (15.809 suara)
Dapil 3 (8 kursi)
- Kota Utara (12.463 suara),
- Kota Tengah (17.064 suara) dan
- Sipatana (12.133 suara)
Dapil 4 (6 kursi)
- Kota Timur (17.216 suara) dan
- Dumbo Raya (12.562 suara)
Total: 127.709 suara (data 2017)
"Berhubung kita punya 3 kursi maka target untuk PDIP Kota Gorontalo yaitu untuk mempertahankan kursi yang ada termasuk merebut kursi di Dapil (Daerah Pemilihan 4) Kota Timur. Tentu ini akan kita maksimalkan dan bisa memperoleh 1 kursi di sana sehingga jadi 4 kursi," kata dia kepada TribunGorontalo.com, Selasa (2/8/2022).
.
Lanjutnya, PDIP menargetkan merebut 1 kursi sehingga menjadi 5 kursi.
Kata dia, PDIP sudah melekat di akar rumput (rakyat) sehingganya tinggal memaksimalkan kader-kader untuk turun ke bawah guna meyakinkan rakyat.
"Hal ini sejalan dengan instruksi Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri) untuk tidak manuver ke mana-mana namun fokusnya kepada rakyat. Ini instruksi kepada seluruh kader," tutur Ariston. (*)