Pemilu 2024
PDIP Mendaftar Pertama ke KPU Senin Besok, Survei: Hanya 8 Parpol Lolos ke Senayan
Dari hasil survei, hanya 8 partai politik yang lolos parlement threshold (ambang batas parlemen) 4 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/310722-PDIP-31.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI membuka mendaftaran calon peserta Pemilu 2024 pada Senin 1 Agustus 2022 besok. Dari hasil survei, hanya 8 partai politik yang lolos parlement threshold (ambang batas parlemen) 4 persen.
Ada PDIP, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, PKB, PKS dan Partai Nasdem. Mengacuh hasil survei Politika Research & Consulting (PRC) Juni 2022, hanya 8 partai tersebut diperkirakan tembus ke Senayan, DPR RI.
Dewan Pimpinan Pusat PDI-P mengonfirmasi bahwa mereka akan mendaftarkan diri pada Senin besok pagi. Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan akan menjadi partai pertama yang mendaftarkan ke KPU RI.
Baca juga: Jumlah Potensial 41 Persen: Mengenal Generasi Z Pendukung Utama PDIP-Gerindra
Hasto dan Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto bakal hadir di KPU.
"KPU buka jam 08.00 WIB. Jam 08.00 WIB tepat yang pertama,” kata Hasto dalam acara Proses Kirim Data dan Dokumen Calon Peserta Pemilu 2024 pada Sipol KPU RI di kantor DPP PDI-P, Jakarta, Minggu (31/7/2022).
Menurut dia, kehadiran PDI-P sebagai partai pertama merupakan instruksi dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.
“Sebagai komitmen bagaimana PDI Perjuangan betul-betul konsisten dalam mengikuti seluruh tahapan pemilu tersebut, maka kami diperintahkan untuk yang menjadi pertama,” ungkap Hasto.
Hasto menambahkan, jajarannya akan berjalan kaki dari Kantor DPP PDI-P menuju Kantor KPU yang lokasinya berjarak 1,6 kilometer.
Sebelas parpol rencananya mendaftarkan pada hari pertama pendaftaran. Jumlah ini bertambah dua dibandingkan informasi sebelumnya.
Baca juga: Tak Lolos PT: PDIP Kuasai Jawa-Kalimantan-Bali, Gerindra Menang di Sumatera-Sulawesi-Papua
Dua partai teranyar yang mengonfirmasi akan mendaftar besok yaitu Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Keduanya bakal datang ke kantor KPU RI di Jakarta pada pukul 10.00.
Sebelumnya, KPU menginformasikan bahwa ada sembilan parpol yang akan mendaftarkan diri pada hari pertama pendaftaran calon peserta pemilu dimulai.
Berikut jadwal pendaftaran parpol ke KPU:
Pukul 08.00
PDI Perjuangan,
Partai Keadilan dan Persatuan
Partai Reformasi
Pukul 08.30
Partai Keadilan Sejahtera
Pukul 10.00
Nasdem
Partai Prima
Perindo
Pukul 11.00
Partai Gelora
Baca juga: Hadapi Pemilu, Pilpres dan Pilkada 2024: Ini Langkah Kader PDIP Gorontalo
Di sisi lain, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga diinformasikan bakal mendaftarkan diri di hari yang sama, namun belum memberitahukan rencana kedatangan.
Sebagai informasi, pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu 2024 dibuka selama 2 pekan hingga 14 Agustus 2022 pukul 23.59.
Pendaftaran dilakukan satu pintu oleh pengurus pusat partai politik di KPU RI.
Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari, menyampaikan bahwa lembaganya telah bersurat dengan partai politik, meminta agar mereka lebih dulu memberi informasi hari dan jam pendaftaran paling lambat H-1 sebelum waktu kehadiran.
"Kalau misalkan mau hadir tanggal 1 (Agustus), maka 1 hari sebelumnya harus mengirim surat. Supaya apa? Penata kelolaan di kantor KPU dan juga layanan KPU kepada partai politik itu dapat dimaksimalkan," kata Hasyim dalam jumpa pers Jumat lalu.
Politika Research & Consulting (PRC) merilis hasil survei elektabilitas partai politik bulan Juni 2022.
- PDIP 18,2 persen
- Partai Gerindra 12,7 persen
- Golkar 12 persen
- Demokrat 9,7 persen
- PKB 8 persen
- PKS 7,8 persen
- Nasdem 5,5 persen
Baca juga: Survei Pemilu 2024: Hanya PDIP yang Lewati Presidential Threshold 20 Persen
Di bawah parlement threshold 4 persen:
- PPP 2,9 persen
- Perindo 1,2 persen
- PAN 1 persen
- PSI 0,5 persen
- PBB 0,3 persen
- Masyumi 0,2 persen
- Hanura 0,1 persen
Gelora 0,1 persen
Pemilih yang belum menentukan atau tidak menjawab mencapai 19,8 persen.
Survei digelar pada 12 Juni-3 Juli 2022. Survei dilakukan dengan wawancara telepon terhadap 1200 responden yang dipilih secara acak. Margin of error survei kurang lebih 2,74 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Hasil survei Litbang Kompas pada 26 Mei-24 Juni 2022 menunjukkan, PDI Perjuangan, Partai Demokrat, dan Partai Gerindra menjadi tiga partai dengan elektabilitas tertinggi di kalangan generasi muda.
Berdasarkan survei tersebut, pada generasi Z (kelahiran 1997-2012, usia 10-25 tahun), PDI-P memiliki elektabilitas sebesar 20,4 persen, diikuti oleh Demokrat (15 persen), dan Gerindra (12,9 persen).
Dibandingkan survei sebelumnya, angka keterpilihan PDI-P dan Demokrat menguat sedangkan Gerindra menurun.
Hal ini membuat Demokrat menggeser Gerindra di peringkat dua.
Sementara itu, di kalangan pemilih generasi Y (kelahiran 1981-1996, usia 26-41 tahun), PDI-P dipilih oleh 28,4 persen responden, diikuti Demokrat (16,6 persen), dan Gerindra (16 persen).
Elektabilitas masing-masing partai menguat di kalangan pemilih itu dibanding survei sebelumnya, yakni
PDI-P naik 8 persen,
Gerindra (5,6 persen), dan
Demokrat (1,6 persen).
Adapun survei ini diikuti oleh 1.200 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi.
Dengan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error lebih kurang 2,8 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.
Berikut ini tingkat elektabilitas partai-partai politik di masing-masing generasi sebagaimana hasil survei Litbang Kompas pada Juni 2022:
Generasi Z
- PDI Perjuangan: 20,4 persen
- Partai Demokrat: 15 persen
- Partai Gerindra: 12,9 persen
- Partai Golkar: 9,5 persen
- Partai Kebangkitan Bangsa: 4,4 persen
- Partai Perindo: 4,4 persen
- Partai Amanat nasional: 4,4 persen
- Partai Keadilan Sejahtera: 4,1 persen
- Partai Nasdem: 3,7 persen
- Partai Hanura: 1,7 persen
- Lainnya: 3,7 persen
- Tidak ada/tidak tahu/rahasia: 15,8 persen
Generasi Y-Muda
- PDI Perjuangan: 28,4 persen
- Partai Demokrat: 16,6 persen
- Partai Gerindra: 16 persen
- Partai Golkar: 8,3 persen
- Partai Kebangkitan Bangsa: 4,1 persen
- Partai Perindo: 1,2 persen
- Partai Amanat Nasional: 1,2 persen
- Partai Keadilan Sejahtera: 4,7 persen
- Partai Nasdem: 5,9 persen
- Partai Hanura: 0,6 persen
- Lainnya: 3 persen
- Tidak ada/tidak tahu/rahasia: 10,1 persen
Generasi Y-Tua
- PDI Perjuangan: 25,6 persen
- Partai Demokrat: 12,8 persen
- Partai Gerindra: 11,1 persen
- Partai Golkar: 9,4 persen
- Partai Kebangkitan Bangsa: 4,3 persen
- Partai Perindo: 1,7 persen
- Partai Amanat Nasional: 4,7 persen
- Partai Keadilan Sejahtera: 8,5 persen
- Partai Nasdem: 3 persen
- Partai Hanura: 0,9 persen
- Lainnya: 6 persen
- Tidak ada/tidak tahu/rahasia: 12 persen
Generasi X (kelahiran 1965-1980, usia 42-57 tahun)
- PDI Perjuangan: 18,8 persen
- Partai Demokrat: 8,3 persen
- Partai Gerindra: 13,7 persen
- Partai Golkar: 9,9 persen
- Partai Kebangkitan Bangsa: 6,4 persen
- Partai Perindo: 3,8 persen
- Partai Amanat Nasional: 4 persen
- Partai Keadilan Sejahtera: 5,4 persen
- Partai Nasdem: 4 persen
- Partai Hanura: 0,5 persen
- Lainnya: 4,8 persen
- Tidak ada/tidak tahu/rahasia: 20,4 persen
Generasi Baby Boomers (kelahiran 1946-1964, usia 58-76 tahun)
- PDI Perjuangan: 25,5 persen
- Partai Demokrat: 4,4 persen
- Partai Gerindra: 5,8 persen
- Partai Golkar: 16,8 persen
- Partai Kebangkitan Bangsa: 8 persen
- Partai Perindo: 5,1 persen
- Partai Amanat Nasional: 2,2 persen
- Partai Keadilan Sejahtera: 3,6 persen
- Partai Nasdem: 4,4 persen
- Partai Hanura: 1,5 persen
- Lainnya: 3,6 persen
- Tidak ada/tidak tahu/rahasia: 19,1 persen
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ingin Jadi Partai Pertama Daftar Pemilu, DPP PDI-P Jalan Kaki ke KPU Besok Pagi"