Selasa, 3 Maret 2026

Bincang Bola

3 Pemain Real Madrid Ini Bisa Jadi Opsi Ancelotti, Agar Tidak Terlalu Bergantung pada Benzema

Real Madrid telah menjalani dua laga pramusim mereka, dimana tim asuhan Carlo Ancelotti belum sekalipun meraih hasil positif

zoom-inlihat foto 3 Pemain Real Madrid Ini Bisa Jadi Opsi Ancelotti, Agar Tidak Terlalu Bergantung pada Benzema
Kolase Twitter
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti (Kiri) dan Penyerang Karim Benzema 

Jauh sebelum Karim Benzema dieluk-elukan, Hazard merupakan puncak ekspektasi tertinggi para Madridistas setelah kepergian Cristiano Ronaldo.

Namun faktor cedera membuat sang pemain lebih banyak berurusan Sanitas Madrid daripada berperan di atas lapangan.

Setelah menjalani operasi dan sedikit waktu bermain karena cedera selama tiga tahun terakhir, tidak ada di Real Madrid.

Namun yang menjadi pertanyaan besar, mengapa di Belgia dia bisa bersinar dibandingkan ketika bermain untuk Real Madrid.

Dengan Belgia, Hazard umumnya bermain bagus, tetapi dia melakukannya dalam peran khusus.

Martinez menggunakan 3-4-3 dengan Hazard sebagai penyerang sayap kiri. Dimana Yannick Carrasco melakukan dua peran, selaku penyerang sayap sekaligus pembantu pertahanan. Dalam hal ini, Hazard, pada gilirannya tidak memiliki tugas bertahan. Ia fokus menjelajah dan memindai lapangan secara horizontal, bergerak di middle third dan final third. Ia juga terhubung dengan gelandang serang yang sesekali memberikan umpan ketika Hazard bergerak tanpa bola.

Hal tersebut juga berlaku ketika Hazard bermain untuk Chelsea di bawah asuhan Antonio Conte. Pelatih Italia itu menjadikan Hazard sebagai sayap produktif alih-alih penjelajah. Dalam artian, Hazard tidak diberi lisensi untuk bertahan. Peran itu memungkinkan ia lebih sering berada di final third.

Beberapa pendapat di atas sepertinya mulai menjadi perhatian Ancelotti, setelah memerankan Hazard sebagai false nine.

3. Latasa

Juanmi Latasa merupakan penyerang Madrid Castilla. Ia sempat dibawa Ancelotti dalam pramusim melawan Club America, meski tak sempat bermain dengan senior-seniornya.

Jika melihat gaya permainan Latasa di grup muda Madrid, bisa dikatakan permainannya mirip dengan Alvaro Morata, sebagai striker murni. Sehingga perannya bisa cukup diandalkan sebagai opsi ketiga.

Pemain kidal ini juga mampu menjadi deep lying forward, seperti yang dilakukan Benzema. Dia memiliki umpan akurat dan insting menyerang yang cukup mumpuni. (*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved