Breaking News:

Bincang Bola

Legenda Manchester City, Yaya Toure Resmi Ditunjuk Jadi Pelatih Akademi Tottenham Hostpur

Legenda Manchester City, Yaya Toure resmi bergabung Staf Kepelatihan Tottenham Hotspur, setelah menyelesaikan lisensi A UEFA, Selasa (26/7/2022).

Editor: Fajri A. Kidjab
Kolase Twitter
Yaya Toure resmi ditunjuk menjadi pelatih akademi Tottenham Hotspur (kiri), setelah memperoleh lisensi A UEFA dari FA Wales. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Legenda Manchester City, Yaya Toure resmi bergabung Staf Kepelatihan Tottenham Hotspur, setelah menyelesaikan lisensi A UEFA, Selasa (26/7/2022).

Yaya Toure akan menjadi pelatih akademi Tottenham Hotspur. Pemain berusia 39 tahun, yang baru saja menyelesaikan lencana kepelatihannya, setelah mendapatkan Lisensi UEFA A dari FA Wales, bekerja dengan akademi muda Spurs, pada Desember tahun lalu secara paruh waktu.

Yaya Toure menghabiskan beberapa hari dalam seminggu di markas latihan klub Enfield dan berfoto bersama mantan bek Charlton Chris Powell, yang merupakan kepala pelatihan Tottenham di akademi.

Sekarang, mantan gelandang Manchester City dan Barcelona itu mendapatkan kontrak penuh waktu.

Menurut Sky Sports, klub London Utara itu telah membuat kesepakatan dengan Toure untuk menjadi pelatih akademi di klub tersebut.

Pembicaraan juga pada tahap lanjutan untuk mantan pemain internasional Inggris Jermain Defoe, yang mencetak 138 gol dalam 357 penampilan untuk Spurs, untuk mengambil peran serupa di klub.

Pria 39 tahun itu sebelumnya memegang posisi kepelatihan di klub Ukraina Olimpik Donetsk dan klub Rusia Akhmat Grozny.

Yaya Toure baru-baru ini buka suara tentang karir kepelatihannya, dalam sebuah wawancara dengan The Coaches Voice.

"Saya sudah mulai menyadari betapa bagusnya menjadi pelatih. Tapi duduk di kantor sepanjang waktu - itu bukan saya. Saya ingin keluar di rumput, berinteraksi dengan orang lain, bertukar pikiran," ujar Toure, dikutip Sportbible.

Mantan pemain internasional Pantai Gading itu mengatakan, dia tahu dia ingin mencoba melatih setelah gantung sepatu.

"Saya perlu berbagi pengetahuan dan pengalaman saya setelah saya menyelesaikan lencana saya," katanya kepada The Times awal tahun ini."

"Penting ketika pemain masuk ke lapangan bahwa dia memahami semua detailnya."

"Beberapa pelatih menggunakan tangan mereka dan berteriak tetapi ketika stadion penuh, Anda tidak dapat mendengarnya. Saya suka sepak bola, saya suka ketika itu menarik dengan banyak keinginan, komitmen, dan energi. Fans tertarik dengan itu," ungkap Toure.

Setelah bermain di Monaco, Barcelona, ​​Manchester City dan Qingdao, Toure mengumumkan gantung sepatu dari sepak bola pada 2019. (*)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved