Dalam Dua Tahun Ke Depan, Hamim Pou Targetkan Stunting Bone Bolango di Angka 14 Persen

Penurunan angka stunting hingga 10 persen dari angka saat ini, ditargetkan dicapai pada 2024 nanti.

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Apris
Bupati Hamim Pou menargetkan angka stunting di Bone Bolango turun hingga 14 persen dalam dua tahun ke depan. Meski sebetulnya, angka saat ini 25,1 persen, menjadi yang terendah di Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Bupati Bone Bolango, Hamim Pou menargetkan penurunan angka stunting Bone Bolango di angka 14 persen. 

Penurunan angka stunting hingga 10 persen dari angka saat ini, ditargetkan dicapai pada 2024 nanti.

Artinya, dalam dua tahun ke depan, Hamim akan berupaya agar benar-benar angka stunting Bone Bolango ini turun. 

“Kita harus kelola bersama-sama maka kita akan lebih cepat dalam penurunan stunting tersebut, targetnya di 2024 kita sudah harus berada di 14 persen,” tegas Hamim.

Kata bupati dua periode tersebut, penurunan angka stunting di Bone Bolango memang harus dilakukan maksimal. 

Ia mengarahkan stakeholder terkait, untuk membuat program penurunan angka stunting. Terutama program untuk menyasar desa-desa. Sebab, masih banyak desa yang harus diintervensi. 

“Jadi kita akan berfokus di 22 desa sesuai SK bupati tentang penetapan desa prioritas lotus percepatan penurunan stunting untuk tahun 2023,” tegas Hamim.

Angka stunting di Bone Bolango saat ini berada di 25,1 persen. Angka cukup tinggi dibanding angka standar yang dikeluarkan oleh badan kesehatan dunia (world health organization/WHO) yaitu di bawah 20 persen. 

Meski begitu, Hamim optimis, angka stunting Bone Bolango saat ini bisa digenjot.

“Insya Allah ke depannya, kita lebih cepat menurunkan stunting di Kabupaten Bone  Bolango, saya yakin ini bisa kita capai dengan kolaborasi bersama,” tutup Hamim dalam Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Bone Bolango di Hotel Maqna, Jumat (22/07/2022).

Meski begitu, angka stunting Bone Bolango yang berada di 25,1 persen ini, rupanya terendah pertama dalam skala Provinsi Gorontalo. 

Bahkan, angka ini masih lebih baik dari Kota Gorontalo sekalipun. 

"Jadi kita terendah di Provinsi Gorontalo, karena kabupaten/kota lain masih di atas 30 persen,” ungkap Ishak Ntoma, Sekda Bone Bolango dikutip dari Info Publik. 

Sementara itu, Kabupaten Pohuwato sebetulnya yang menjadi daerah dengan angka prevalensi stunting tertinggi, mencapai 34,6 persen.

Disusul oleh Kabupaten Boalemo dengan angka 29,8 persen, Gorontalo Utara 29,5 persen, Kabupaten Gorontalo 28,3 persen.

Lalu Kota Gorontalo 26,5 persen. Angka prevalensi stunting terendah dicapai oleh Kabupaten Bone Bolango sebesar 25,1 persen. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved