Jumat, 13 Maret 2026

KIB Lirik Pilgub Gorontalo

Kuasai Lumbung Suara Pilgub Gorontalo: Nelson-Syarief Punya Potensi Elektoral 47 Persen

Potensi kekuatan elektoral Nelson-Syarief hampir 50 persen atau tepatnya 47,11 persen pemilih di Provinsi Gorontalo.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Kuasai Lumbung Suara Pilgub Gorontalo: Nelson-Syarief Punya Potensi Elektoral 47 Persen
Kolase TribunGorontalo.com
Peta Provinsi Gorontalo (insert) Nelson Pomalingo kanan atas dan Syarief Mbuinga. Pasangan Nelson Pomalingo-Syarief Mbuinga menguasai 'lumbung suara' 392.090 pemilih (47,11 persen) dari 832.242 pemilih di Provinsi Gorontalo. 

Duet Nelson-Syarief untuk Pemilihan Gubernur Gorontalo 2024 menguat dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Nelson adalah Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) sedangkan Syarief sebagai kader Partai Golkar dan juga mantan Bupati Pohuwato dua periode.

Duet calon gubernur-calon wakil gubernur (cagub-cawagub) Nelson-Syarief disuarakan kader Partai Amanat Nasional (PAN) Adhan Dambea.

Mantan Wali Kota Gorontalo ini mengatakan melalui KIB atau koalisi nasional, ada pasangan yang cocok untuk Pilgub Gorontalo 2024.

Menurutnya, jika koalisi nasional bisa mengalir juga di wilayah daerah, apalagi di dalam KIB ada PPP, PAN dan Golkar. Tentu ini menjadi satu kekuatan baru untuk kemenangan.

Kata Dambea, Jika Nelson maju sudah menjadi kewajiban Golkar harus mendukung di perhelatan Pemilihan Gubernur 2024.

Pasangan yang cocok maju bersama Nelson, kepada TribunGorontalo.com Adhan menuturkan, semisalkan koalisi PPP dan Golkar, yang layak menjadi pendamping Nelson ialah Syarief.

"Jika bicara cocoknya pasangan untuk pilgub itu, Nelson-Syarief (PPP-Golkar)," tegasnya, Minggu (17/7/2022).

Kata Adhan, alasan cocoknya pasangan ini dilihat dari selama 10 tahun menjadi Bupati Pohuwato, ia tidak pernah cacat dalam hal memimpin. Syarief itu manusia yang penuh dengan etika.

Dia orang politik, tetapi saat bicara sangat luar biasa. Sangat menghargai orang lain dan tentu itu yang dibutuhkan.

Selain itu, kata Adhan, pasangan ini sangat cocok dari sisi Syarief ialah tokoh dari Barat Gorontalo, sementara Nelson Bagian Timur Gorontalo. Jika ini menjadi kesepakatan maka Golkar wajib mendukungnya.

Lanjut Adhan, di pemilihan gubernur ini tentunya harus ada koalisi agar lebih berwarna, jangan dua-duanya diambil dari Golkar saja. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved