Marak Kebakaran Karena Tabung Gas di Gorontalo, Ini Komentar Kepala BPBD

Kebakaran karena tabung gas misalnya dialami oleh Hasan Dantuma (66) warga Desa Limehu, Kecamatan Tabongo.

Penulis: redaksi | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Prosesi pemadaman kebakaran di Gorontalo. Tabung gas jadi salah satu pemicu. 

Laporan Sri Aprilia Mayang

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Kebakaran karena tabung gas di Gorontalo, marak terjadi. Dalam catatan TribunGorontalo.com, terjadi setidaknya dua kejadian kebakaran. 

Kebakaran karena tabung gas misalnya dialami oleh Hasan Dantuma (66) warga Desa Limehu, Kecamatan Tabongo.

Lalu selanjutnya, kebakaran karena tabung gas juga dialami oleh Yasin Tuna (72) di Desa Buhu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo.

Mengomentari fenomena itu, Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo, Udin Pango mendorong warga tahu penanganan tabung gas ketika bocor. 

Apalagi, saat ini penggunaan tabung gas memang telah menyeluruh di masyarakat. Semua rumah kata dia pasti menggunakan tabung gas sebagai alat masak. 

“Olehnya pemiliknya juga harus tahu bagaimana penanganan tabung gas bermasalah, minimal kebocoran," tandas Udin. 

Sebelumnya diketahui, belum lama ini Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gorontalo, menangani dislokasi kebakaran yang diduga akibat dari ledakan tabung gas pada Selasa, (12/07/2022).

Kejadian pagi hari pukul 09.00 WITA, bermula saat Yuli, istri Hasan Dantuma, sedang menyangrai parutan kelapa, tiba-tiba selang kompor gas yang digunakan mengeluarkan api dan sangat cepat merambat ke perabotan rumah yang mudah terbakar.

Panik. Yuli langsung meminta lima orang anaknya untuk meninggalkan rumah, hingga tak menghiraukan barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun hanya saja Hasan Dantuma seorang tukang kayu itu kehilangan 3 unit sepeda motor yang ikut dilalap api dan barang berharga lainnya, hingga kerugiannya mencapai dua ratus juta rupiah.

Sementara itu, pukul 16.30 Yasin Tuna seorang pedagang pangkalan Gas Elpiji 3 kg bersubsidi, Yasin melihat kiosnya sudah mengeluarkan asap dan bau gas.

Hingga tak lama kemudian, api merambat ke tabung gas yang masih berisi.

Akibatnya, sejumlah 110 tabung gas elpiji 3kg milik Yasin Tuna ludes terbakar. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved