Bincang Bola
Profil Zidane Iqbal, Wonderkid Manchester United Jadi Sorotan pada Laga Tur Pra-musim
Manchester United baru saja menjalani pertandingan kedua pra-musim, pemain muda Zidane Iqbal baru-baru ini telah menjadi sorotan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Zidane-Iqbal-saat-bertukar-jersey-dengan-Mohamed-Salah.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Manchester United baru saja menjalani pertandingan kedua tur pra-musim, pemain muda Zidane Iqbal baru-baru ini telah menjadi sorotan penggemar.
Zidane Iqbal berhasil mencuri perhatian, saat diturunkan Manchester United melawan Melbourne Victory, Jumat (15/7/2022) malam.
Tak hanya itu, Zidane Iqbal pun menjadi bintang kemenangan telak United kala bersua Liverpool.
Dia terlihat tenang dan teknik memainkan delay, dan melakukan umpan-umpan matang menjadi kelebihan dari pemain 19 tahun tersebut.
Bahkan saat dirinya meniru gaya rolete khas Zinedine Zidane seketika membawa penggemar kembali ke satu dekade lalu, ketika pria berdarah AlJazair dan Prancis dalam memenangkan Piala Dunia 1998. Legenda Real Madrid dan pelatih three-peat Liga Champions.
Seorang pengguna Twitter menulis: "Jangan pinjamkan Iqbal, dia pasti layak mendapat kesempatan dengan tim utama."
Yang kedua menulis: "Mulai dia dan biadabkan McFred."
Yang ketiga menambahkan: "Kami memiliki Zidane yang asli."
Profil Zidane Iqbal
Pemain bernama Zidane Iqbal ini lahir di Manchester, Inggris, pada 27 April 2003.
Ayahnya merupakan warga Pakistan, sementara sang ibu berasal dari Irak.
Dikutip dari Manchester Evening News, Iqbal bergabung dengan akademi sepak bola Manchester United pada usia sembilan tahun.
Kecintaan Iqbal terhadap sepak bola sudah tumbuh sejak ia kecil, ketika ia masih bersekolah di St Margaret's CofE Primary School.
Pemain yang akrab disapa Iqbal itu diajak ayahnya, Aamar, bermain sepak bola di sebuah klub lokal Sale United.
Dari situ, Iqbal mulai belajar bermain sepak bola.
"Saya menjadi Petugas Pengembangan Sale United pada awal tahun 2000-an. Saya memulai program U-5 yang disebut Gimme 5s," kata pelatih pertama Zidane Iqbal, Stewart Hamer, dilansir dari Kompas.com.
"Itu benar-benar berhasil dan Zidane adalah bagian dari itu ketika ia datang," ucap Hamer soal bagaimana ia menemukan talenta Zidane Iqbal.
Iqbal bergabung dengan tim muda Manchester United pada 2012.
Ia menceritakan, perjalanannya di dunia sepak bola bukanlah hal yang mudah.
"Perjalanan setiap orang berbeda, dan saya memberi tahu Anda bahwa itu tidak mudah," ungkap Iqbal dalam wawancara yang dimuat di laman resmi Man United, Agustus lalu.
"Ini seperti rollercoaster, naik dan turun. Anda hanya perlu menikmati perjalanan dan apa pun yang terjadi."
Iqbal mengungkapkan, dirinya lahir di keluarga pekerja keras. Hal ini turut memengaruhi sikapnya di lapangan.
"Saya berasal dari keluarga pekerja keras. Orang tua saya selalu bekerja keras, saudara lak-laki saya, dan juga kakek-nenek saya."
"Ketika kami datang ke negara ini (Inggris), mereka semua menginspirasi saya untuk memberikan yang terbaik dalam segala hal yang saya lakukan," ucapnya.
Debut pertama Zidane Iqbal pada laga Man United vs Young Boys dimana skor berakhir imbang 1-1.
Gol Mason Greenwodd pada menit ke-9 bisa dibalas oleh Fabian Rieder menit ke-42.
Hasil imbang tersebut sudah cukup bagi Manchester United untuk mengunci status juara Grup F Liga Champions 2021-2022.
Iqbal kemungkinan akan kembali tampil dalam lanjutan tur pra-musim mereka di Australia melawan Crystal Palace, pekan depan.
United musim lalu telah berinvestasi pada Jadon Sancho, Raphael Varane dan kembalinya Cristiano Ronaldo di musim panas.
Kini mereka memiliki gelandang muda yang memiliki prospek menjanjikan dalam diri Iqbal. (*)