Banjir Desa Tongo

Banjir Desa Tongo, 342 Warga Terdampak

Banjir diakibatkan oleh luapan Sungai Bayalo yang mengalami peningkatan debit. 

Penulis: Apris Nawu | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Apris Nawu
Seorang warga merangkak dalam rumah yang setengah roboh. Ia berupaya menyelamatkan barang berharganya. Banjir Desa Tongo memang memporak-porandakan permukiman warga, Jumat (15/7/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – sedikitnya 342 warga Desa Tongo terdampak banjir bandang. 

Banjir diakibatkan oleh luapan Sungai Bayalo yang mengalami peningkatan debit. 

Menurut Kepala Desa Tonggo, Anwar Daii, banjir terjadi sekitar pukul 21.30. 

Artinya, banjir terjadi saat masyarakat Desa Tongo tengah beristirahat. 

Karena itu, saat banjir menerjang, masyarakat tidak siap. Bahkan ada yang kemudian kaget karena tiba-tiba terkepung air yang tingginya sekitar 1 meter. 

Cukup lama banjir itu merendam Desa Tongo. Kata Anwar, baru surut sekitar pukul 02.15 atau setelah lima jam merendam. 

Jika dirinci di masing-masing dusun, korban di Dusun I 15 KK 45 jiwa, Dusun II 79 KK 249 jiwa, dan dusun III 12 KK 48 Jiwa.

Dari jumlah itu, terdapat 4 lansia, 3 balita. 

"Adapun yang diakibatkan banjir bandang, dua rumah rusak parah dan dua motor hilang dibawa arus," ungkap Anwar. 

Sebelumnya kata Anwar, wilayah itu diguyur hujan deras. Hujan reda, banjir berganti. 

"Banjir  tersebut sudah tiga kali terjadi di desa tonggo, dan banjir kali ini yang paling parah," tegas Anwar. 

Ia pun meminta, pihak pemerintah kabupaten segera bergerak membantu warga. Apalagi saat ini ada yang juga dievakuasi dan mengungsi. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved