Jumat, 20 Maret 2026

Berita Viral

Tertidur Pulas di Tepi Jalan, Dua Remaja Ini Dilindas Mobil, Polisi Masih Buru Pelaku

Warga Desa Tomeang Kecamatan Nuhon Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah digegerkan  oleh dua remaja Desa Tomeang

Tayang:
zoom-inlihat foto Tertidur Pulas di Tepi Jalan, Dua Remaja Ini Dilindas Mobil, Polisi Masih Buru Pelaku
Kolase TribunGorontalo.com
Ramadani Santi (kiri) dan Andi Van Gobel, dua remaja Desa Tomeang, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah menjadi korban tabrak lari, Rabu (13/7/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Banggai - Warga Desa Tomeang Kecamatan Nuhon Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah digegerkan  oleh dua remaja laki-laki tergeletak bersimbah darah di tepi jalan.

Dua remaja itu ditemukan pertama kali oleh warga, pada Rabu (13/7/2022) sekira pukul 04.00 Wita.

Diketahui, dua remaja tersebut bernama Andi Van Gobel atau Andi (16) dan Ramadani Santi atau Danker (14)

Menurut keterangan Sam, warga Desa Tomeang, kedua remaja itu bekerja sebagai penyunggi kelapa di rumahnya.

Dirinya tidak mengetahui kejadian itu. Bahkan setelah diberitahu, Sam sempat tidak percaya, karena sebelumnya dia sempat menyuguhkan kopi untuk keduanya.

"Saya tidak percaya. Karena setelah minum kopi,  mereka bilang akan lanjut (kupas kelapa) yang tinggal sedikit," kata Sam kepada TribunGorontalo.com, via panggilan WhatsApp, Kamis (14/7/2022).

"Setelah itu, saya masuk ke dalam," imbuhnya.

Sejatinya, Sam sempat menyuruh mereka pulang ke rumahnya. Tapi keduanya menolak dan kompak ingin menyelesaikan pekerjaannya.

Remaja tersebut diduga berbaring di tepi jalan lalu tertidur pulas. Kemudian dilindas mobil yang melaju dari arah Palu.

Remaja yang kerap disapa Andi dan Danker itu ditemukan oleh Latif, warga Desa Tomeang yang baru pulang dari Polsek Nuhon.

Latif pun menahan kendaraan yang lewat, agar membantunya mengevakuasi korban.

Tak lama kemudian warga lain berdatangan.

Kemudian kedua remaja yang diduga korban tabrak lari itu segera dilarikan ke

Puskesmas Bunta menggunakan mobil pick-up milik Sam.

Danker merupakan pelajar kelas 6 di SD Negeri 2 Tomeang itu dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 05.30 Wita.

"Dia (Danker) sudah meninggal sebelum sampai di Rumah sakit," ujar Sam kepada TribunGorontalo.com via panggilan WhatsApp, Kamis (14/7/2022).

Danker dikebumikan kemarin, Rabu (13/7/2022) pagi.

Sementara, Andi sempat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk, dan dinyatakan meninggal dunia, pada pukul 17.00 Wita.

Jenazah Andi tiba di rumah duka pada pukul 21.00 Wita, dan baru selesai dikebumikan pada hari ini, Kamis (14/7/2022) pukul 09.00 Wita, di pekuburan keluarga.

Menanggapi hal tersebut, Kepolisian Sektor (Polsek) Nuhon menyatakan, kasus tersebut dalam pengembangan.
"Kasus ini sudah ditangani Polres Banggai," bunyi pesan WhatsApp Kapolres Nuhon, saat dihubungi TribunGorontalo.com.

Hingga kini pihak kepolisian sedang memburu pelaku tabrak lari tersebut.

Di sisi lain, pihak keluarga meminta pertanggungjawaban kepada pelaku, melalui media sosialnya.

"Minta tolong bagi siapa saja teman-teman driver yang sudah tahu orangnya atas kejadian menabrak almarhum ini, tolong disuruh menyerahkan diri ke petugas yang berwajib dan bertanggungjawab," tulis akun facebook Aswin Kaharu. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved