Berita Viral
Tertidur Pulas di Tepi Jalan, Dua Remaja Ini Dilindas Mobil, Polisi Masih Buru Pelaku
Warga Desa Tomeang Kecamatan Nuhon Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah digegerkan oleh dua remaja Desa Tomeang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ramadani-Santi-dan-Andi-Van-Gobel.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Banggai - Warga Desa Tomeang Kecamatan Nuhon Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah digegerkan oleh dua remaja laki-laki tergeletak bersimbah darah di tepi jalan.
Dua remaja itu ditemukan pertama kali oleh warga, pada Rabu (13/7/2022) sekira pukul 04.00 Wita.
Diketahui, dua remaja tersebut bernama Andi Van Gobel atau Andi (16) dan Ramadani Santi atau Danker (14)
Menurut keterangan Sam, warga Desa Tomeang, kedua remaja itu bekerja sebagai penyunggi kelapa di rumahnya.
Dirinya tidak mengetahui kejadian itu. Bahkan setelah diberitahu, Sam sempat tidak percaya, karena sebelumnya dia sempat menyuguhkan kopi untuk keduanya.
"Saya tidak percaya. Karena setelah minum kopi, mereka bilang akan lanjut (kupas kelapa) yang tinggal sedikit," kata Sam kepada TribunGorontalo.com, via panggilan WhatsApp, Kamis (14/7/2022).
"Setelah itu, saya masuk ke dalam," imbuhnya.
Sejatinya, Sam sempat menyuruh mereka pulang ke rumahnya. Tapi keduanya menolak dan kompak ingin menyelesaikan pekerjaannya.
Remaja tersebut diduga berbaring di tepi jalan lalu tertidur pulas. Kemudian dilindas mobil yang melaju dari arah Palu.
Remaja yang kerap disapa Andi dan Danker itu ditemukan oleh Latif, warga Desa Tomeang yang baru pulang dari Polsek Nuhon.
Latif pun menahan kendaraan yang lewat, agar membantunya mengevakuasi korban.
Tak lama kemudian warga lain berdatangan.
Kemudian kedua remaja yang diduga korban tabrak lari itu segera dilarikan ke
Puskesmas Bunta menggunakan mobil pick-up milik Sam.
Danker merupakan pelajar kelas 6 di SD Negeri 2 Tomeang itu dinyatakan meninggal dunia sekira pukul 05.30 Wita.