BNNP Gorontalo Tangkap Dua Pengedar Sabu di Marisa dan Parigi Moutong

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo mengamankan dua pelaku pengedar narkoba jenis sabu, berinisial NM dan TJ di dua tempat berbeda.

TribunGorontalo.com/Agung Panto
BNNP Gorontalo menjelaskan pengungkapan kasus narkoba. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo mengamankan dua pelaku pengedar narkoba jenis sabu, berinisial NM dan TJ di dua tempat berbeda. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo mengamankan dua pelaku pengedar narkoba jenis sabu, berinisial NM dan TJ di dua tempat berbeda.

Kepala Bidang Pemberantasan Kombes Pol Zainal Arifin mengatakan, NM dan TJ diamankan beserta beberapa barang bukti sabu.

NW ditanggap di hotel Jalan Trans Sulawesi, Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Sedangkan TJ diamankan di Kabupaten Parigo Moutong.

Sebelumnya berawal dari informasi masyarakat bahwa di salah satu hotel yang berada di Kabupaten Pohuwato terjadi penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Dari laporan tersebut pada Selasa (28/6/2022), BNNP melakukan penggerebekan di salah satu hotel Jalan Trans Sulawesi Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato dan mengamankan NW.

BNNP juga sita barang bukti 5 paket plastik kiv berukuran kecil berisi serbuk putih yang diduga narkotika jenis sabu, 1 buah alat hisap (bong), 1 buah handphone,1 buah kaca bekas pakai, 1 buah korek api gas.

Dari hasil penggembangan dari NW, BNNP menemukan informasi bahwa barang haram tersebut telah dibeli oleh TJ yang berdomisili di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Pada hari yang sama BNNP bergerak menuju Kabupaten Parigi Moutong dan mengamankan TJ di Jalan Trans Sulawesi Desa Mbelang Mbelang, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah.

TJ diamankan oleh pihak BNNP Gorontalo dengan barang bukti 34 plastik kiv berukuran kecil berisi serbuk putih yang diduga narkotika jenis sabu, 1 buah handphone, dan 1 buah korek api.

Kedua pelaku diamankan dan dibawa beserta barang bukti ke kantor BNN Provinsi Gorontalo guna menjalani penyidikan lebih lanjut. Demikian rilis dari Laporan Kasus Narkoba (LKN) pada Jumat 8/7/2022 di Aula Kantor BNN Provinsi Gorontalo.

Pasal yang disangkakan adalah pasal 114 subsider 112 Undang Undang Narkotika No 35 Tahun 2009. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved