Netizen Minta Aplikasi Enel Kekuatan Hijau Dicopot dari Play Store
Nama aplikasinya di play store adalah Energi Hijau atau PT Energi Hijau yang dibuat oleh Iron Circle Studio.
Penulis: Redaksi |
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sejumlah komentar keras diberikan netizen dalam kolom ulasan aplikasi Enel Kekuatan Hijau di Play Store.
Rata-rata komentar itu berupa protes terhadap aplikasi yang dianggap penipuan tersebut.
Sebagai informasi, Enel Kekuatan Hijau adalah aplikasi yang disebut sebagai penghasil uang.
Nama aplikasinya di play store adalah Energi Hijau atau PT Energi Hijau yang dibuat oleh Iron Circle Studio.
Dalam keterangannya, aplikasi ini mengklaim sebagai perusahaan energi terbarukan mulitnasional yang berdiri sejak Desember 2008. Jika dilihat, keterangan ini merujuk pada Enel Green Power asal Italia, yang sebetulnya tidak ada hubungannya dengan aplikasi ini.
“Aplikasi PENIPUAN.. Saya dan istri tertipu invest bodong ini..!! Gak bisa narik..di bawah 20jt, tapi narik 35jt pun tetap gak bisa, Walaupun keterangan nya sukses tarik..tapi tidak masuk rekening.. Sekarang aplikasi tidak bisa di buka.. Hilang sudah semua uang.. Menikmati sepeserpun belum. Di youtube Dll pun sudah ada video testi2 yg tertipu.. Semua tertipu!!,” tulis seorang netizen di kolom ulasan seperti dikutip TribunGorontalo.com pada Jumat (8/7/2022).
Ulasan yang diraup oleh aplikasi ini berjumlah 6,11 ribu. Namun, rata-rata memberikan bintang satu, tanda tidak puas.
“Kenapa gak bisa di buka ini!!! Tolong kebijaksana nya bos kenapa gak bisa di buka terus kenapa jumlah penarikan nya sekarang 20juta kalo mau nipu tolong lihat" dulu kasihan orang yang gak mampu orang gak punya uang awal nya saya sudah seneng banget ada nya apk ini sangat bisa membantu warga yang tidak mampu eh ternyata begini jangan bikin kecewa para penguna bos saya udah undang temen temen untuk main apk ini tolong kebijakan nya bos!!!,” tulis seseorang yang mengaku korban.
Hal yang sama dialami oleh Maulana Fauzan misalnya. Ia mengaku menginvestasikan dananya sebesar Rp 2,5 juta.
Namun ketika mengajukan penarikan Rp 3,5 juta, penarikan berhasil dari aplikasi, namun dana di rekening justru tidak bertambah.
“Saya sudah coba hubungi custome servicenya tidak ada respon. Hati-hati,” tulis dia.
Boby Rantow Payu seorang pengamat ekonomi kepada TribunGorontalo.com sebetulnya telah menegaskan, jika bisnis Enel Kekuatan Hijau ini adalah penipuan.
Boby menjelaskan, sistem yang dijalankan oleh bisnis Enel Kekuatan Hijau ini masuk dalam skema ponzi.
Artinya, memberikan keuntungan kepada anggota yang lebih dulu bergabung. Keuntungan itu biasanya berasal dari anggota yang baru saja bergabung.
Karena itu, Dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) ini menolak menyebut bisnis ini sebagai bisnis investasi.
“Jadi ini bukan investasi apalagi trading. Tapi memang murni skema ponzi yang enel (energi hijau) ini ya. Dia murni skema ponzi,” tegas Boby, Kamis (7/7/2022).
Menurut Boby, sejak munculnya bisnis ini pada awal Mei 2022, ia sudah secara tegas bersuara jika bisnis ini adalah penipuan.
Modusnya terlalu kentara kata dia. Pertama, menawarkan keuntungan yang tidak wajar.
Kedua, bisnis ini kata dia mencatut hal-hal yang membuat orang percaya, atau dalam hal ini investasi energi.
“Melihat ini sangat fantastis (keuntungan yang dijanjikan). Jadi sudah tidak masuk akal. Intinya jika bisnis ini menguntungkan, kenapa dia harus mengajak orang lain,” ungkap Boby.
Karena itu Boby mengingatkan kepada masyarakat Gorontalo, untuk hati-hati terhadap skema bisnis semacam ini.
Jika memang ingin berbisnis, maka perlu dipastikan ada wujud dari bisnis itu.
“Jika memang ada bisnis riilnya, maka perlu dilihat lagi, apakah dibayarkan dari keuntungan bisnis itu, atau justru dari keuntungan yang lain,” tutup Boby.
Enel Kekuatan Hijau adalah bisnis yang menggunakan aplikasi.
Jika dilihat di play store Android, aplikasi ini bernama PT Energi Hijau. Developer aplikasi ini tertulis Iron Circle Studio.
Dalam aplikasi itu, masyarakat diberikan pilihan investasi. Masing-masing investasi memiliki perbedaan dari segi jumlah dana yang disetorkan.
Misalnya paket Listrik Pembangkit A. Masyarakat harus menyetorkan dana sebesar Rp 50 ribu. Profit harian yang dijanjikan adalah Rp 2 ribu per hari, dengan akumulasi dalam 200 hari atau 6 bulan, mendapatkan keutungan Rp 400 ribu.
Artinya, kelipatan hampir 3oo persen keuntungan yang ditawarkan.
Atau misalnya paket paling mahal yakni Pembangkit Listrik F.
Masyarakat diminta menyetorkan uang sebesar Rp 8 juta dengan keuntungan dalam enam bulan berjumlah Rp 80 juta.
“Keuntungan yang tidak masuk akal ini yang mengindikasikan bisnis ini adalah scam atau penipuan. Jadi masyarakat harus diingatkan. Dari awal masuk, saya juga sudah bilang ini penipuan,” tutup Boby. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/08072022_Enel-Kekuatan-Hijau_Play.jpg)