Ini Sebaran Lokasi Praktik Baik Ekonomi Hijau di Gorontalo

Hasilnya, kolaborasi BPS dan BRIN itu berhasil mendata sejumlah lokasi praktik baik ekonomi hijau di Gorontalo. 

Penulis: Redaksi |
zoom-inlihat foto Ini Sebaran Lokasi Praktik Baik Ekonomi Hijau di Gorontalo
TribunGorontalo.com/WawanAkuba
Ambuwa, Pasar Seni Warga yang dianggap sebagai praktik baik ekonomi hijau di Gorontalo. Tempat yang berada di Bone Bolango ini dimasukan oleh BRIN dalam kegiatan dengan praktik terbaik ekonomi hijau. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Selama 27 hari, Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi memetakan praktik baik ekonomi hijau di Gorontalo. 

Hasilnya, kolaborasi BPS dan BRIN itu berhasil mendata sejumlah lokasi praktik baik ekonomi hijau di Gorontalo. 

Adapun praktik baik ekonomi hijau di Gorontalo meliputi pengelolaan sampah plastik, pengolahan limbah pertanian, pertanian organik dan berkelanjutan, hingga energi terbarukan.

Tim Peneliti dari BPS-BRIN Yanu Endar Prasetyo merincikan lokasi praktik baik ekonomi hijau di Gorontalo yakni: 

  1. PLTS Isimu, Kabupaten Gorontalo
  2. PLTS Sumalata, Gorontalo Utara
  3. Konservasi Hiu Paus, Bone Bolango
  4.  Wisata Religi Bubohu Bongo, Kabupaten Gorontalo
  5. TPS3R, Kota Gorontalo
  6. Digital farming, Kabupaten Gorontalo
  7. Pertanian organik Ponpes Hubulo dan Darul Madinah, Bone Bolango
  8. Agroforestry kakao Taluditi, Pohuwato
  9. Pasar seni pangan lokal Ambuwa, Bone Bolango

Dilansir TribunGorontalo.com dari Institute for Essential Services Reform, ekonomi hijau bertujuan menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi serta perlindungan lingkungan dengan memperhatikan daya dukung lingkungan.

Provinsi Gorontalo menurut Yanu Endar Prasetyo, memiliki potensi bonus demografi yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan ekonomi hijau.

Untuk itu, Provinsi Gorontalo perlu menyusun roadmap ekonomi hijau.

“Menurut data sensus penduduk ini potensinya besar tinggal bagaimana dari pemerintah mau mendorong anak-anak muda ini untuk terjun ke pertanian sebagai basis hijau di Gorontalo,” tegas Yanuar. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba menjelaskan, pihaknya berkomitmen mendukung rencana pembangunan ekonomi hijau di Provinsi Gorontalo.  

“Seperti kita tahu, ekonomi hijau atau green economy merupakan alternatif pembangunan ekonomi masa depan. Dengan pendekatan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan,” tegas Darda kepada TribunGorontalo.com melalui keterangan tertulis. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved