MyPertamina Gorontalo

Pengemudi Truk di Gorontalo Sebut MyPertamina Akan Menyusahkan

Belum lagi, penerapan MyPertamina di Gorontalo tidak didahului oleh sosialisasi sejak dini di kalangan para sopir.

TribunGorontalo.com/Ist
Belum juga diterapkan, penggunaan MyPertamina di Gorontalo sudah dikeluhkan para sopir truk. Masalah klasik, gagap teknologi dan tidak memiliki teknologi. Pemerintah harus bergerak cepat untuk mengatasi ini. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pengemudi truk asal Gorontalo, Iznan Paso (29) mengaku penerapan MyPertamina akan menyusahkan. Terlebih untuk para sopir truk seperti dirinya. 

Belum lagi, penerapan MyPertamina di Gorontalo tidak didahului oleh sosialisasi sejak dini di kalangan para sopir.

Karena MyPertamina di Gorontalo berhubungan dengan teknologi, masalah lainnya yang menunggu adalah persoalan gagap teknologi di kalangan baby boomers (generasi 80-an).

“Pengemudi truk seperti ini, banyak orang tua yang kurang paham akan gadget, bahkan hampir tidak menggunakan gadget,” ujar Iznan kepada TribunGorontalo.com, Jumat (1/7/2022). 

Sejauh ini kata Iznan, setiap kali melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), petugas hanya menyentil soal wacana penerapan MyPertamina. 

Hanya menyentil, dan tidak menyosialisasikan secara lengkap dan mudah dimengerti. Karena itu, ia meminta pemerintah bertindak cepat menyosialisasikan MyPertamina.

Sebelumnya diketahui, PT Pertamina mulai menguji coba penggunaan aplikasi MyPertamina di 11 kota dan kabupaten di Indonesia. 

Gorontalo memang belum termasuk, namun semua hanya persoalan waktu. Sebab, cepat atau lambat kebijakan penerapan di Gorontalo juga akan segera berlaku. 

Manado, Sulawesi Utara juga diketahui sudah mulai berlakukan kebijakan ini. 

Namun itupun, kendala juga terjadi. Warga mengaku kendala muncul saat pendaftaran melalui website yang disediakan pihak Pertamina. Warga Kota Manado mengaku kesulitan mengakses website tersebut.

"Saya tadi coba daftar tapi begitu klik masuk, selalu kembali ke beranda," kata Joko Ermanto, warga yang mengantre di SPBU Politeknik, Manado, dilansir dari TribunManado.co.id, Jumat (01/06/2022).

Adapula warga yang dapat mengakses website, tapi terkendala data-data yang diminta di dalam aplikasi MyPertamina.

"Saya tak bisa lanjut karena diminta foto KIR. Saya bingung kan mobil saya station, kenapa minta KIR," kata warga Perumahan Poli tersebut.

Pertamina terus sosialisasi penggunaan MyPertamina di berbagai daerah termasuk Gorontalo supaya masyarakat tidak kesulitan membeli Pertalite dan Solar. Program ini juga untuk menghindari penimbunan Pertalite dan Solar di masyarakat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved