Warga Gorontalo Minta Ada Sosialisasi Penggunaan Aplikasi My Pertamina
PT Pertamina mulai uji coba penggunaan aplikasi My Pertamina di 11 kota dan kabupaten. Sedangkan daerah lain termasuk Gorontalo ditargetkan Agustus
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - PT Pertamina mulai uji coba penggunaan aplikasi My Pertamina di 11 kota dan kabupaten. Sedangkan daerah lain termasuk Gorontalo ditargetkan pada Agustus 2022.
Meski belum diterapkan di Provinsi Gorontalo, penggunaan aplikasi My Pertamina memunculkan perdebatan warga Gorontalo, Jumat (1/7/2022).
Iznan Paso (29), pengemudi truk menuturkan, penggunaan aplikasi My pertamina hanya dapat menyusahkan para pengemudi.
Menurutnya, kekurangan informasi atau pengetahuan memberi kerumitan dari penginputan data di My Pertamina.
“Kalau saya pribadi lebih dipertimbangkan lagi, terlebih kami pengemudi truk seperti ini, banyak orang tua yang kurang paham akan gadget, bahkan hampir tidak menggunakan gadget,” ujar Iznan kepada TribunGorontalo.com.
Iznan berharap, pihak pertamina lebih mensosialisasikan cara penggunaan aplikasi My Pertamina kepada para pengemudi.
“Kami setiap mengisi hanya di bilang (petugas pertamina) nanti mau pake My Pertamina, tapi untuk sosialisasi penggunaannya tidak ada," ucapnya.
Diketahui, penggunaan aplikasi My Pertamina telah berlaku di beberapa daerah, termasuk Kota Manado.
Akan tetapi, kendala muncul saat pendaftaran melalui website yang disediakan pihak Pertamina. Warga Kota Manado mengaku kesulitan mengakses website tersebut.
"Saya tadi coba daftar tapi begitu klik masuk, selalu kembali ke beranda," kata Joko Ermanto, warga yang mengantre di SPBU Politeknik, Manado, dilansir dari TribunManado.co.id, Jumat (01/06/2022).
Adapula warga yang dapat mengakses website, tapi terkendala data-data yang diminta di dalam aplikasi My Pertamina.
"Saya tak bisa lanjut karena diminta foto KIR. Saya bingung kan mobil saya station, kenapa minta KIR," kata warga Perumahan Poli tersebut.
Pertamina terus sosialisasi penggunaan MyPertamina di berbagai daerah termasuk Gorontalo supaya masyarakat tidak kesulitan membeli Pertalite dan Solar. Program ini juga untuk menghindari penimbunan Pertalite dan Solar di masyarakat.
Namun, aturan penggunaan My Pertamina untuk membeli Pertalite dan Solar bersubsidi ini akan diterapkan dalam beberapa tahap.
Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Migas Saleh Abdurrahman mengungkapkan, untuk kendaraan roda empat yang akan dibatasi untuk pembelian Pertalite, kajian dilakukan pada kendaraan di atas 2.000 CC.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/280622-MyPertamina-23.jpg)