Munafri Samsudin Tegaskan Bulog Sedia Banyak Stok Komoditi Jelang Idul Adha

Kepala Bulog Kantor Cabang Gorontalo Munafri Samsudin menjelaskan bakal menyediakan banyak stok komoditi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat

Penulis: Risman Taharuddin | Editor: Fajri A. Kidjab
TribunGorontalo.com
Munafri Samsudin mengatakan, Bulog Kantor Cabang Gorontalo saat ini menguasai beberapa jenis komoditi salah satunya beras (TribunGorontalo.com/Risman Taharudin). 

TRIBUNGORONTALO.COM - Kepala Bulog Kantor Cabang Gorontalo Munafri Samsudin menjelaskan bakal menyediakan banyak stok komoditi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha.

Munafri Samsudin mengatakan, Bulog Kantor Cabang Gorontalo saat ini menguasai beberapa jenis komoditi salah satunya beras. Bulog menyediakan dua jenis beras, diantaranya beras premium dan medium.

"Beras premium dan medium itu terdapat di tiga gudang kami dengan jumlah stok 900 ton, tentunya stok ini bisa sampai tiga bulan kedepan untuk memnuhi kebutuhan masyarakat Gorontalo," kata Munafri Samsudin.

Sementara. beras premium dibeli langsung dari petani lokal. Bulog sejauh ini bekerja sama dengan beberapa gilingan yang berada di Gorontalo.

Beras tersebut kemudian dijual ke pedagang yang bermitra dengan bulog dengan harga standar senilai 8.500 rupiah.

Beras medium biasanya didatangkan dari Sulawesi selatan istilahnya the move, mengirim kepada daerah yang masih minus.

“Jikalau komoditi lain itu kami datangkan atau membeli dari luar daerah Gorontalo seperti minyak goreng pasokannya kami dapatkan dari Bitung Sulawesi Utara termasuk dari pulau Jawa,” terangnya.

“Kalau hitungannya mulai dari juni, berarti ketersediaan kita bisa sampai bulan Oktober,” imbuhnya.

Kata Munafri, selain beras Bulog juga memiliki komoditi gula pasir dengan ketersediaan 500 kilogram disediakan di gudang yang bertempat di Kelurahan Talumolo, dan kita masih menunggu kesiapan tambahan kurang lebih 20 ton lagi.

Termasuk stok yang dimiliki bulog hingga hari ini juga komoditi tepung. Sampai dengan hari ini tepung dimilikiyakni 800 kilogram serta juga memiliki stok minyak goreng kemasan yang juga baru tiba dari bitung dengan jumlah kurang lebih 10 ribu liter.

“Itulah stok komoditi yang dimiliki bulog untuk memenuhi ketersediaan jelang idul adha jika tiba-tiba terjadi kelangkaan atau kenaikan harga,”jelas Kepala Bulog Gorontalo.

Sementara untuk permintaan stok komoditi di tengah masyarakat masih terbilang stabil seperti tahun kemarin.

Artinya tidak mengalami kenaikan permintaan dan juga tidak mengalami penurunan permintaan terlebih tidak ada lonjakan, artinya daya beli masyarakat masih tetap stabil.

“Di Gorontalo ini jika terjadi lonjakan harga, lonjakan itu hanya terjadi sesaat yang diakibatkan musim, semisal musim kemarau, dan lonjakan pun tidak begitu besar kenaikannya,” jelasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved