Marten Taha Minta Peserta KKN di Teluk Tomini Fokus Selesaikan Misi
"Fokus dan kerjakan misi, sukseskan pengabdian KKN di desa, bawa nama baik kampus masing-masing,” pinta Marten di hadapan mahasiswa KKN, Senin (27/6/2
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/27062022_Marten-Taha_KKN.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Wali Kota Gorontalo Marten Taha meminta 195 peserta KKN di kawasan Pesisir Teluk Tomini, fokus menyelesaikan misi.
"Fokus dan kerjakan misi, sukseskan pengabdian KKN di desa, bawa nama baik kampus masing-masing,” pinta Marten di hadapan mahasiswa KKN, Senin (27/6/2022).
Barangkali mahasiswa akan menghadapi kendala selama di lapangan. Namun wali kota dua periode itu meminta, agar kendala itu dijadikan sebagai motivasi dan ajang untuk belajar.
Kata Marten, dengan program KKN, mahasiswa akan memiliki pengetahuan tentang kondisi riil masyarakat di desa pesisir Teluk Tomini.
Ia pun berharap, keahlian mahasiswa yang didapatkan selama kuliah, mampu diterapkan di desa.
"Moment KKN itu punya kenangan tersendiri. Saya KKN tahun 1985 selama 3 bulan. Kalau di kampus saya ketemu kembang-kembang kampus, kalau di lokasi ketemu kembang desa,” kata marten saat melepas ratusan mahasiswa itu di di halaman Rektorat UNG.
Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) akan berkolaborasi dalam KKN di Teluk Tomini.
Dalam program KKN di Teluk Tomini ini, 114 mahasiswa UNG dan 51 mahasiswa UGM, akan terjun langsung ke desa-desa pesisir.
Tidak cuma di Gorontalo, KKN Teluk Tomini akan menyasar dua daerah lainnya; Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.
Dua kampus besar ini nantinya akan berkolaborasi dalam mengembangkan kawasan Teluk Tomini, terutama pengabdian masyarakat.
Khusus Gorontalo, lokasi KKN Teluk Tomini akan dilakukan di Kabupaten Boalemo dan Pohuwato.
“Lalu di Kabupaten Tojo Una-Una di Provinsi Sulawesi Tengah dan Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara,” ungkap Kepala Pusat KKN LPPM UNG Salahudin Olii.
Saat ditemui di Aula Rektorat UNG, Salahudin Olii menjelaskan, para mahasiswa ini akan berada di lokasi KKN selama 45 hari.
Ratusan mahasiswa ini dijadwalkan turun pada 27 Juni 2022 nanti.
Saat dihubungi TribunGorontalo.com, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik UNG Harto S Malik berharap, para mahasiswa mampu berinovasi.