Koalisi Indonesia Bersatu

Bertemu Elite Nasdem di Bandara Soetta, Golkar Tinggalkan KIB?

Elite Partai Golkar dan Partai Nasdem bertemu di Bandara Soekarno-Hatta. Golkar tinggalkan Koalisi Indonesia Bersatu?

Editor: Lodie Tombeg
Kolase TribunGorontalo.com/ist
Foto Airlangga Hartarto bersama jajaran DPP Golkar berfoto dengan para elite Partai NasDem (insert Airlangga). Golkar 'tinggalkan' Koalisi Indonesia Bersatu (KIB)? 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Elite Partai Golkar dan Partai Nasdem bertemu di Bandara Soekarno-Hatta. Golkar tinggalkan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) atau kebetulan? Beredar foto Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto bersama jajarannya berfoto dengan para elite Nasdem.

Dalam foto di Bandara Soetta itu Airlangga nampak mesra dengan Wakil Ketua Umum Nasdem Ahmad Ali, Sekjen Johnny G Plate, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi Rachmat Gobel hingga Lestari Moerdijat.

Itu pertemuan elite Golkar-Nasdem di Bandara Soetta dibenarkan keduanya pihak. Ahmad Ali pun membenarkan soal foto pertemuan tersebut.

"Benar (foto tersebut)," kata Ahmad Ali, Selasa (21/6/2022).

Johnny G Plate juga membenarkan pertemuan tersebut. Ia menjelaskan, bahwa pertemuan dengan elite Partai Golkar itu berlangsung di Lounge Bandara Soetta.

Dimana, sebelumnya elite Nasdem usai mengantar mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad kembali ke Kuala Lumpur.

"Saat saya dan fungsionaris DPP Nasdem menghantar Tun Mahatir Muhamad Kembali Ke kuala Lumpur setelah Kuliah Umum pada Rakernas Nasdem, kami kebetulan bertemu Pak AH dan fungsionaris DPP Golkar di salah satu Lounge Bandara Soetta," kata Johnny G Plate.

Ia mengatakan, Airlangga dan fungsionaris DPP Golkar juga berencana take off dari bandara yang sama.

"Sebelum keberangkatan kami berdiskusi banyak mengenai masalah kehidupan kebangsaan dan ditutup bersama dengan foto bersama seperti tersebut diatas," terangnya.

Menkominfo ini juga mengatakan, bahwa pertemuan tersebut sebagai bentuk komunikasi dan persahabatan yang baik sebagai sebuah parpol.

"Komunikasi dan persahabatan seperti itu merupakan hal yang baik dalam membangun kegotong royongan, mensukseskan Kabinet Indonesia Maju demi membangun bangsa dan negara," pungkasnya.

Nampak juga dalam foto Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agus Gumiwang, Sekjen Partai Golkar Lodewijk F Paulus, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurul Arifin hingga Ketua DPD Golkar Jawa Barat Ace Hasan.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menggelar pertemuan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa di kawasan Menteng, Jakarta, pada Kamis (12/5/2022) malam.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menggelar pertemuan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa di kawasan Menteng, Jakarta, pada Kamis (12/5/2022) malam. Golkar 'tinggalkan' Koalisi Indonesia Bersatu (KIB)?(Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda Prasetia)

Airlangga Hartarto Bukan Sekadar Mengisi Kekosongan Pasca Jokowi

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur M. Sarmuji mengungkapkan, dua alasan partainya mengusung ketua umum Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2024.

Sarmuji mengatakan, hal pertama yang menjadi alasan Golkar memajukan Airlangga adalah kekampuan dalam menyelesaikan permasalahan politik identitas dampak Pemilu tahun 2019.

Pasalnya, hingga saat ini, politik identitas belum bisa mereda.

Hal itu disampaikan Sarmuji dalam talkshow LKI bertajuk Membaca Arah Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) di Studio MPO Cikajang, Jakarta, Jumat (24/6/2022).

"Pak Airlangga ini bukan sekedar untuk mengisi kekosongan pasca-Pak Jokowi, tapi kami sadar betul ada tantangan bangsa yang harus dijawab, di mana pada Pilpres 2019 mengisahkan luka akan politik identitas," kata Sarmuji

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini menambahkan, bahwa rakyat sudah jenuh dengan politik identitas dampak perbedaan pilihan politik Pemilu 2019.

Sehingga, permasalahan itu harus segera diselesaikan.

Alasan kedua, lanjut Sarmuji, Airlangga memiliki kapasitas yang lebih unggul dibanding capres yang diusung partai lain.

Apalagi, ia meyakini bahwa jika nantinya Airlangga menjadi presiden, berbagai aspek, mulai dari bidang ekonomi, sosial, budaya bisa diselesaikan.

"Dia (Airlangga) mempunyai kemampuan teknokrasi" jelasnya.

Tak hanya itu, Sarmuji menyebut, kehadiran Koalisi Indonesia Bersatu yang digagas oleh Partai Golkar, PPP dan PAN akan mampu menyudahi dominasi politik identitas di Indonesia.

Ia meyakini, kerja sama ketiga parpol tersebut mampu merekatkan kembali persatuan yang ada di masyarakat.

"Itulah yang sebenarnya mau diatasi oleh KIB, karena itu tiga partai bersatu itu Golkar, PPP dan PAN ini merekatkan persatuan, sekaligus menipiskan ketegangan yang selama ini terjadi," kata Sarmuji. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Beredar Foto Pertemuan dengan Airlangga Hartarto, Ini Tanggapan Elite Partai NasDem

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved