Ganjar Cs Dapat Pujian, Ini Penjelasan Megawati terkait Capres dari PDIP
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyinggung soal calon presiden (capres).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/230622-Megawati-ganjar-23.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyinggung soal calon presiden (capres). Dia minta publik sedikit besar.
Megawati juga memuji kadernya termasuk Ganjar Pranowo yang disiplin mengikuti Rakernas II PDIP di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta, Kamis (23/6/2022).
Pujian itu disampaikan Megawati di hadapan sejumlah kader PDIP, yakni Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Kemudian, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, Ketua DPR RI Puan Maharani dan beberapa elite PDIP lainnya.
Megawati mengatakan, disiplin dari kadernya terlihat dalam waktu tiga hari bertukar pikiran dan bekerja keras.
"Tiga hari kita men-sharing pikiran dengan bekerja keras dan saya lihat disiplinnya sudah lebih daripada waktu-waktu yang lalu. Telah ada rekomendasi internal yang sebaiknya benar-benar dijalankan," kata Megawati dalam pidato penutupan Rakernas II PDIP.
Presiden ke-5 itu pun berharap kepada kadernya agar menjalankan rekomendasi hasil Rakernas setelah kembali ke daerahnya masing-masing.
"Jadi mulai keluar dari sini, sudah mulai dipikirkan oke apa yang akan saya lakukan, rapat apa pertama yang harus dilakukan. Lalu untuk mulai menjalankan program yang telah direkomendasikan di dalam Rakernas ini," ujar Megawati.
Sementara terkait calon presiden (Capres) yang bakal diusung PDIP, Megawati menyebut, masih merahasiakan namanya.
Megawati beralasan, nama capres dari PDIP dirahasiakan karena Pilpres 2024 masih dua tahun ke depan.
"Orang waktunya masih dua tahun lah. Ya boleh dong saya umpetin terus," ungkap Megawati disambut tepuk tangan kader peserta Rakernas.
Ia juga meminta sejumlah pihak bersabar soal kapan PDIP mengumumkan nama Capres 2024.
"Tentu semuanya berfikir, kenapa ya Ibu, sudah banyak pertanyaan kapan mau mendeklarasikan calon presiden dan calon wakil presiden," kata Megawati.
"Yaa sabar lah sedikit," ucap Megawati yang kembali disambut tepuk tangan para kader.
Megawati pun mengulas soal pengalamannya saat terjun ke dunia politik sejak tahun 1986. Menurutnya, dalam menjadi pejabat itu mudah karena sudah ada aturan yang tertulis dan dibuat.
Namun, Megawati menegaskan, bahwa dirinya bukan mencari seorang presiden, tetapi mencari seorang pemimpin bangsa.
"Tetapi yang sering saya renungkan adalah mencari sosok pemimpin," jelas Megawati.
Puan Jawab Pertanyaan soal Capres PDIP
Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengatakan, partainya sudah mengantongi nama calon presiden (Capres) yang bakal diusung PDIP di 2024.
Kendati demikian, Puan mengatakan terkait siapa sosoknya masih dirahasiakan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Ya sudah ada dong pastinya, cuma kan ada di dalam hati ibu ketua umum. Belum bisa disampaikan," kata Puan usai penutupan Rakernas II PDIP di Sekolah Partai PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2022).
Kepada awak media, Puan meminta agar menanyakan hal tersebut langsung kepada Presiden ke-5 itu.
Sementara, Megawati kembali meminta awak media agar menanyakan hal tersebut kepada DPP PDIP.
"Coba tanya sama DPP-nya," ujar Megawati.
Dalam pidato penutupan Rakernas, Megawati masih merahasiakan nama calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung oleh PDIP.
Megawati beralasan, nama capres dari PDIP dirahasiakan karena Pilpres 2024 masih dua tahun ke depan.
"Orang waktunya masih dua tahun lah. Ya boleh dong saya umpetin terus," ungkap Megawati disambut tepuk tangan kader peserta Rakernas.
Presiden Kelima RI itu juga meminta sejumlah pihak bersabar soal kapan PDIP mengumumkan nama capres 2024.
"Tentu semuanya berfikir, kenapa ya Ibu, sudah banyak pertanyaan kapan mau mendeklarasikan calon presiden dan calon wakil presiden," kata Megawati.
"Ya sabar lah sedikit," ucap Megawati yang kembali disambut tepuk tangan para kader.
Megawati pun mengulas soal pengalamannya saat terjun ke dunia politik sejak tahun 1986.
Menurutnya, dalam menjadi pejabat itu mudah karena sudah ada aturan yang tertulis dan dibuat.
Namun, Megawati menegaskan, bahwa dirinya bukan mencari seorang presiden, tetapi mencari seorang pemimpin bangsa.
"Tetapi yang sering saya renungkan adalah mencari sosok pemimpin," jelas Megawati. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Habis Ancam yang Main Dua Kaki, Megawati Puji Disiplin Ganjar Dkk Sudah Lebih Baik di Rakernas PDIP