Selasa, 3 Maret 2026

Capres 2024

Surya-Ahmad Buka Jalan Anies-AHY, Bangun 'Cinta Segitiga' Nasdem-PKS-Demokrat

'Pacaran' Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat membuka jalan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju Pilpres

Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Surya-Ahmad Buka Jalan Anies-AHY, Bangun 'Cinta Segitiga' Nasdem-PKS-Demokrat
Kolase TribunGorontalo.com/kompas.com
Surya Paloh bersama Ahmad Syaikhu di Nasdem Tower, Gondangdia, Menteng, Jakarta, Rabu (22/6/2022), (insert) AHY. Partai Nasdem, PKS dan Demokrat membuka jalan Anies Baswedan-AHY maju Pilpres 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - 'Pacaran' Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat membuka jalan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju Pilpres 2024.

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menerima Presiden PKS Ahmad Syaikhu lalu akan menerima juga elite Demokrat membangun koalisi Pilpres 2024.

Surya belum menegaskan mengusung Anies-AHY, namun Anies masuk satu dari tiga capres rekomendasi Nasdem saat rakernas belum lama ini.

Paloh menyebut pertemuannya dengan Presiden PKS belum membicarakan tentang pencapresan.

Hal itu disampaikannya menanggapi kemungkinan kedua partai politik (parpol) tersebut membangun koalisi untuk mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Oh kita belum sampai ke situ, kita sedang lihat-lihat ini, sedang menjajaki satu sama lain,” ungkap Surya pada konferensi pers di Nasdem Tower, Gondangdia, Menteng, Jakarta, Rabu (22/6/2022).

Ia menuturkan, belum ada pembicaraan untuk membentuk koalisi guna mengusung figur capres tertentu.

“Artinya suasana masih cair ya, belum sampai saat (koalisi) itu,” kata dia. Surya menyampaikan peluang Partai Nasdem untuk membangun koalisi dengan semua parpol terbuka. Salah satunya dengan Partai Demokrat.

“Kita belum tahu kapannya (pembentukan koalisi). Tapi saya dengar kabar konfirmasi barangkali kawan-kawan dari Partai Demokrat mungkin besok akan berkunjung,” sebutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Syaikhu mengungkapkan pihaknya belum menentukan kesepakatan untuk mendorong kandidat capres yang diusung Partai Nasdem.

Pasalnya, di internal PKS proses penentuan pengusungan itu dilakukan oleh Majelis Syuro.

“Jadi kami kita juga tidak ingin mendahului Majelis Syuro sebagai lembaga yang memang berwenang untuk itu (pengusungan capres),” tuturnya.

Syaikhu menyampaikan ada banyak kesamaan dan kecocokan pandangan politik antara PKS dengan Nasdem.

“Maka dalam positioning kita hari ini, Pak Ketum (Surya Paloh) tadi menjelaskan bahwa kita equal partnership. Ya jadi itulah dulu,” imbuhnya.

Diketahui Partai Nasdem turut mengusung dua kandidat capres selain Anies, yaitu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Ketiganya merupakat figur kandidat capres yang dipilih dari hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasdem pada Rabu (15/6/2022) hingga (17/6/2022) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan.

Sementara itu, hingga saat ini Partai Nasdem belum membangun koalisi dengan parpol lain.

Partai Nasdem mesti bergabung dengan dua parpol lain untuk memenuhi ambang batas syarat pengusungan capres dan calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024.

Demokrat Bertemu Nasdem Kamis

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, pihaknya akan bertemu dengan Partai Nasdem besok.

Diketahui, hari ini Nasdem bertemu dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk membahas Pemilu 2024.

"Bahwa besok akan ada pertemuan Nasdem dan Demokrat, kami sampaikan benar, rencananya demikian," ujar Herzaky dalam keterangannya, Rabu (22/6/2022).

Herzaky masih enggan membeberkan detail lebih lanjut antara pertemuan Nasdem dengan Demokrat itu.

Belum jelas pula topik pembicaraan apa yang kedua belah pihak akan bahas besok. "Untuk detail lebih lanjut, besok ya," ucapnya.

Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya sendiri sudah memberi kode bahwa ada partai selain PKS yang akan bertemu dengan Nasdem.

“Insya Allah besok ada yang datang lagi. Ya, Nasdem itu kan perpaduan biru dan kuning emas. Hari ini yang kuning emas (PKS) datang ke sini, besok kita lihat lagi,” kata Willy. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ditanya Kemungkinan Usung Anies Baswedan sebagai Capres Bersama PKS, Nasdem: Belum Sampai ke Situ"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved