Rapimnas PKS Bahas Koalisi Pilpres 2024, Capres Ditentukan Majelis Syuro pada Agustus
Rapimnas PKS hanya membahas arah koalisi. Majelis Syuro akan menentukan siapa capres pada Agustus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/200622-Rapimnas-PKS-5.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Keadilan Sejahtera atau PKS hanya membahas arah koalisi. Soal calon presiden (capres) akan ditentukan Majelis Syuro pada Agustus.
PKS terus membuka pintu komunikasi dengan partai politik lain dalam membahas dan membentuk koalisi Pemilu 2024. Selanjutnya akan ditentukan siapa figur capres dari PKS.
Komunikasi untuk membahas arah koalisi masih terjalin dengan partai lain, khususnya dengan mitra yang memiliki platform pembangunan yang sama. Setelah terbentuk koalisi, Majelis Syuro akan menentukan capres.
"PKS akan terus berjuang mencari mitra koalisi yang setara, yang mau duduk sama rendah berdiri sama tinggi. Mitra koalisi yang memiliki platform pembangunan yang sama, yang ingin sama-sama membawa perubahan, dan kita semua tentu menginginkan perubahan," ujar Presiden PKS Ahmad Syaikhu dalam pidatonya di Rapimnas PKS, Senin (20/6/2022).
Pembentukan koalisi, jelas Syaikhu, harus dilakukan dengan duduk bersama dengan mengusung politik kebangsaan dan kenegaraan.
Serta, politik kolaborasi yang mengutamakan kepentingan bangsa, di atas kepentingan kelompok dan golongan.
Namun, ia menilai realitas yang terjadi saat ini adalah politik yang mengutamakan uang sebagai cara untuk meraih kemenangan.
PKS ditegaskannya adalah partai yang ingin meraih kemenangan secara bermartabat, tanpa mencoreng demokrasi di Indonesia.
Terkait capres 2024, PKS belum akan menentukannya dalam Rapimnas yang dimulai hari ini. Keputusan tersebut akan diambil dalam rapat Dewan Majelis Syuro yang akan digelar Agustus.
"Kemungkinan kalau sudah rapimnas (hari ini) pasti pembahasan tapi saya nggak yakin sih kalau akan ada menyebutkan nama, itu lembaga tinggi partai," ujarnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi mengatakan, Rapimnas ini dinilai menjadi momen bagi PKS untuk menyatukan gerak langkah dalam menyongsong kontestasi Pemilu 2024 mendatang.
"Rapimnas ini adalah bagian dari upaya penyatuan langkah dan strategi Pemenangan Pileg dan Pilpres 2024," ucap Aboe dalam sambutannya di Hotel Grand Sahid Jaya, Senin.
Dirinya juga mengingatkan kepada para kader PKS untuk dapat memanfaatkan sisa waktu tahapan pemilu untuk menerapkan kesatuan demi pemenangan partai pimpinan Akhmad Syaikhu tersebut.
Sebab menurut dia, seluruh partai politik saat ini sudah mulai berusaha menarik simpati masyarakat agar lolos mendapatkan kursi parlemen nantinya.
"Menuju Pemilu 2024, seluruh parpol berlomba untuk menarik hati dan simpati pemilih agar lolos parlementary threshold guna mendapatkan kursi di Senayan," bebernya.
Lebih jauh, bahkan ada beberapa partai politik yang sudah mulai menetapjan figur yang akan diusung sebagai calon presiden potensial.
"Oleh karenanya, hari ini kita melakukan Rapimnas dalam rangka mempersiapkan mesin partai, melakukan evaluasi dan perbaikan yang lebih baik lagi menghadapi event politik nasional yang semakin dinamis," lanjutnya.
Lebih jauh, Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI tersebut menjelaskan, Rapimnas juga akan dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi agenda yang telah dilaksanakan untuk rekomendasi perbaikan agenda menghadapi pemilu mendatang.
Rapimnas ini sendiri dihadiri unsur jajaran pengurus DPP PKS dan Ketua DPW PKS seluruh provinsi se-Indonesia.
"Melalui Rapimnas ini diharapkan akan ada evaluasi atas berbagai program yang telah kita laksanakan, untuk kemudian disusun rekomendasi perbaikan agenda bersama pemenangan Pileg dan Pilpres 2024," pungkas Aboe. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sekjen PKS: Rapimnas Upaya Satukan Langkah Menangkan Pileg dan Pilpres di Pemilu 2024