Duet Prabowo-Muhaimin Diharapkan Naikkan Suara PKB Gorontalo
Duet Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar menuju Pilpres 2024 diharapkan dapat menaikkan elektoral (dulang suara) PKB Provinsi Gorontalo.
Penulis: Redaksi | Editor: Lodie Tombeg
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/200622-Nihayatul-Wafiroh.jpg)
Laporan Ronald Rampi, wartawan TribunGorontalo.com
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Duet Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar menuju Pilpres 2024 diharapkan dapat menaikkan elektoral Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Gorontalo.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Gorontalo Nihayatul Wafiroh yakin duet Prabowo-Muhaimin berdampak pada hasil perolehan suara PKB pada Pemilu 2024.
"Ya kita berharap, koalisi ini bisa memberikan dampak elektoral ke PKB di Gorontalo," ungkap politisi yang kini menjabat sebagai Anggota DPR-RI dari Fraksi PKB itu, Senin (20/6/2022).
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Ketua Umum Gerindra telah bersepakat untuk membangun kerja sama pada Pemilu 2024.
Berangkat dari harapan bersama untuk memenangkan kontestasi Pilpres, Prabowo dan Cak Imin mengusung nama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.
Menanggapi hal tersebut, Nihayatul yang dihubungi TribunGorontalo.com melalui sambungan telepon seluler, Senin (20/6/2022) malam, mengaku menyambut baik terbangunnya Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya tersebut.
Pasalnya, kehadiran poros PKB-Gerindra tersebut bisa menjadi kekuatan besar pada Pemilu 2024.
Untuk Provinsi Gorontalo sendiri, Nihayatul tak menampik jika Partrai Gerindra merupakan salah satu partai politik yang mempuntai basis kekuatan cukup besar.
Tak hanya itu, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo juga adalah sosok yang begitu dikenal. Hal ini dibuktikan dengan capaian suara Prabowo ketika Pilpres 2019.
"Kalau di Gorontalo, baik Gerindra maupun pak Prabowo cukup tinggi pemilihnya," ujar Nihayatul, atau yang akrab disapa Ninik.
Olehnya, Nihayatul berharap dengan terbangunnya koalisi Kebangkitan Indonesia Raya ini bisa memberikan dampak elektoral (vote getter atau pendulang suara) terhadap PKB di Provinsi Gorontalo.
Disamping itu, Nihayatul mengatakan, koalisi Gerindra-PKB ini bisa menjadi momentum kebangkitan bagi PKB Gorontalo.
"Kami sangat optimis, bahwa dengan koalisi bisa mendorong posisi PKB di Gorontalo," ucap Aleg DPR-RI dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur III meliputi Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Situbondo.
Namun ditegaskannya, tercapainya target PKB Gorontalo pada Pemilu 2024 mendatang, dipengaruhi juga kinerja dari pada jajaran pengurus dan kader PKB di Gorontalo.
"Koalisi ini akan menjadi pendorong dan penyemangat bagi teman-teman PKB untuk bekerja lebih maksimal Pemilu, Pilpres, Pileg dan Pilkada," ungkapnya. (*)