Capres 2024
Terbuka Peluang Anies Baswedan-AHY dan Prabowo-Cak Imin Maju Pilpres 2024
Peluang Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju Pilpres 2024 terbuka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/190622-Anies-AHY.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Politik adalah seni tentang kemungkinan! Peluang Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju Pilpres 2024 terbuka. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal segera menggelar pertemuan dengan Partai Nasdem.
PKS mendukung soal pencapresan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies termasuk satu di antara tiga nama yang direkomendasikan Nasdem.
Namun gabungan kursi di parlemen antara PKS dan Nasdem belum cukup penuhi syarat 20 persen. PKS-Nasdem punya 109 kursi, masih butuh 6 kursi lagi menjadi 115 kursi sebagai syarat 20 persen.
PKS-Nasdem butuh Partai Demokrat yang memiliki 54 kursi di parlemen. Gabungan tiga perpol ini memiliki 163 kursi atau 28,34 persen.
Artinya ada peluang Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju Pilpres 2024. AHY adalah Ketua Umum Partai Demokrat.
Sebelumnya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
PKB-Gerindra memiliki 136 kursi (23,65 persen) di parlemen. Koalisi kedua parpol sudah cukup mengusung capres-cawapres. Hingga peluang Prabowo-Cak Imin maju Pilpres 2024 terbuka lebar.
Diketahui, Ketua Umum Partai NasDem dalam penutupan Rakernas NasDem, Sabtu (18/6/2022) mengumumkan tiga nama yang dijadikan rekomendasi untuk menjadi bakal Capres 2024.
Ketiga nama tersebut di antaranya Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.
Menyikapi hal itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS Aboe Bakar Alhabsyi mengucapkan selamat kepada Partai nasDe, yang sudah mengeluarkan nama untuk Pilpres 2024.
"Selamat karena NasDem sepertinya sudah mengerucutkan nama Capres pada tiga nama, yaitu Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Andika Perkasa. Tentu ini kabar baik, nama-nama para Capres sudah mulai muncul, sehingga proses penjaringan para Capres oleh Parpol akan lebih matang," kata Aboe saat dikonfirmasi Tribunnews, Sabtu (18/6/2022).
Perolehan kursi DPR RI Pemilu 2019:
1. PDI-P: 128 kursi (22,26 persen)
2. Golkar: 85 kursi (14,78 persen)
3. Gerindra: 78 kursi (13,56 persen)
4. Nasdem: 59 kursi (10,26 persen)
5. PKB: 58 kursi (10,08 persen)
6. Demokrat: 54 kursi (9,39 persen)
7. PKS: 50 kursi (8,69 persen)
8. PAN: 44 kursi (7,65 persen)
9. PPP: 19 kursi (3,3 persen)
Aboe kemudian memberikan sinyal bahwa internal partai di daerah juga sepakat dengan salah satu figur yang diusung Partai NasDem.
Adapun nama itu tak lain merupakan Anies Baswedan.
"Bisa saja figur yang ada di NasDem kemarin akan juga muncul di PKS. Indikasinya, pas kemarin Milad misalkan, saat saya sebut nama Anies, suara ribuan yang hadir langsung bergemuruh, bisa jadi ini salah satu pertanda. Karena di internal kami sendiri juga masih berproses," jelas Aboe.
Namun begitu, kata Aboe, pihaknya bakal segera menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada Senin, 20 Juni 2022 mendatang.
Salah satu pembahasannya mendengarkan masukan anggota Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) se-Indonesia terkait pengusungan capres 2024.
"Besok Senin direncanakan akan ada Rapimnas, salah satunya adalah mendengarkan masukan dari DPW se Indonesia mengenai capres yang potensial diusung PKS," katanya.
Sementara itu, Partai NasDem pun mengakui bila satu partai politik disebut bakal merapat untuk bersilaturahmi pada pekan depan.
Hal itu disampaikan Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya.
"Semua partai kita jajaki. Sudah ada komunikasi informal dengan salah satu partai. Minggu depan akan berkunjung bersilaturahmi ke partai NasDem dan mungkin berikutnya banyak partai lain," kata Willy kepada wartawan, Sabtu (18/6/2022).
Willy menuturkan bahwa dinamika politik masih akan terus cair.
Sebaliknya, pihaknya juga terus membuka kemungkinan berkoalisi dengan siapa pun untuk bisa mengusung capres usulannya.
"Saya yakin ini kan masih cair dan tentu mana magnet yang paling kuat, mana sinyal yang paling banyak agar kita nggak susah sinyal kan. Nanti koalisinya dikerucutkan berdasarkan kekuatan sinyal," katanya.
Cak Imin Temui Prabowo
'Sekakmat' dari Muhaimin Iskandar. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu bertemu Prabowo Subianto, Sabtu (18/6/2022). Partai Nasdem dan Partai Demokrat terancam mati langkah.
Kalau toh berkoalisi, kursi Nasdem-Demokrat di parlemen belum cukup mengusung calon presiden. Nasdem-Demokrat tak dapat usung capres-cawapres alias mati langkah.
Opsi lain supaya tak mati langkah, Nasdem-Demokrat harus bergabung ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) atau kerja sama dengan PDIP meski sulit.
Cak Imin, sapaan Muhaimin Iskandar, bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Pertemuan berlangsung di rumah Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/6/2022).
“Janjian (ketemu) sudah lama tapi baru bisa sekarang,” tutur Cak Imin pada wartawan.
Ia mengaku pertemuan itu bagian dari silaturahmi dan membicarakan persiapan Pemilu 2024.
“Silaturahmi, namanya Pemilu tinggal setahun lagi, kita silaturahmi,” kata dia. Cak Imin tak menjawab banyak ketika ditanya soal kemungkinan pembentukan koalisi dengan Partai Gerindra.
“Ya enggak tahu (koalisi), nanti saja,” pungkas dia. Dalam pantauan Kompas.com, pertemuan itu turut dihadiri beberapa elite dari kedua partai.
Cak Imin nampak ditemani Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid dan Waikl Ketua Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKB Syaiful Huda.
Sedangkan Partai Gerindra hadir Wakil Ketua Umum Sugiono, Ketua Harian Sufmi Dasco, dan Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani.
Cawapres tergantung koalisi
Willy Aditya melanjutkan untuk Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang bakal diusung nantinya akan ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan partai koalisi yang dibangun.
"Ya itu (cawapres) tergantung koalisi. Itu yang kemudian Nasdem tadi Pak Surya mengatakan kami baru. Boarding pass aja belum punya kami ini. Baru separuh tiket. Nah separuh tiket ini yang jadi modal dasar dalam berkomunikasi membangun koalisi dengan partai-partai lain," kata Willy
Partai NasDem, kata Willy, sangat terbuka melakukan komunikasi politik dengan partai mana pun.
Karena itu, pihaknya telah terlebih dahulu menentukan capres yang bakal diusungnya di Pilpres 2024.
"Kenapa kami lebih dulu menentukan capres lalu membangun koalisi? Kami sadar betul magnet utama di dalam proses pembangunan adalah pengantennya adalah capresnya. Dan hari ini adalah calon penganten partai NasDem. Nanti cawapresnya bisa kita rembuk dengan koalisi yang akan mengusung capres yang sudah kami tentukan," katanya.
Diketahui nama Anies Baswedan paling banyak dipilih anggota DPW Partai NasDem.
Kemudian, disusul Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.
"Saya akan bacakan penetapan rekomendasi nama-nama bakal calon Presiden Republik Indonesia, yang pertama Anies Baswedan, Muhammad Andika Perkasa, dan ketiga Ganjar Pranowo," kata Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat mengumumkan tiga nama figur di agenda penutupan Rakernas NasDem, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022).
Paloh mengatakan bahwa ketiga nama yang diusung itu merupakan hasil rapat pleno atas usulan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang disampaikan dalam rapat kerja nasional (Rakernas).
Surya Paloh juga menegaskan ketiga nama yang diusung tersebut nantinya akan ditentukan hanya menjadi satu untuk calon presiden.
"Seandainya kursi presiden itu ada 3, ketua umum tidak perlu berpikir lagi, tapi karena ini hanya satu, UU juga memilih satu," kata Paloh.
Lebih lanjut, Paloh menambahkan pihaknya akan mengumumkan satu nama yang akan ditetapkan dirinya untuk diusung oleh NasDem.
Kendati begitu, dirinya belum dapat dipastikan kapan dan di mana akan diumumkan.
"InsyaAllah akan kita tetapkan satu, waktu dan tempatnya kita cari hari baik dan bulan baik," ujarnya
Ini hasil rekapitulasi lengkap suara capres usulan DPW NasDem, sebagai berikut:
Anies Baswedan 31
Ganjar Pranowo 28
Erick Thohir 15
Andika Perkasa 15
Rachmat Gobel 13
Syahrul Yasin Limpo 7
Ridwan Kamil 5
Lestari Moerdijat 5
Prananda Surya Paloh 5
Khofifah Indar Parawansa 4
Ahmad Sahroni 4
Dudung Abdurachman 2
Ahmad Ali 2
Wahidin Halim 1
Sandiaga Uno 1
Isran Noor 1
Siswono Yudhohusodo 1
Viktor B Laiskodat 1
Dominggus Mandacan 1
Mathius Awoitauw 1
Herman Deru 1
Sofyan Djalil 1
TGB Muhammad Zainul Majdi 1
Surya Paloh 1
Syarif Fasha 1
Siti Nurbaya Bakar 1
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bakal Temui Elite NasDem Dalam Waktu Dekat, PKS Beri Sinyal Bakal Dorong Anies Baswedan Capres 2024