Rabu, 4 Maret 2026

Capres 2024

Dua Faktor Ini Jadi Pertimbangan Nasdem Pilih Andika Perkasa

Dua pertimbangan Panglima TNI Andika Perkasa lebih unggul dibandingkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Dua Faktor Ini Jadi Pertimbangan Nasdem Pilih Andika Perkasa
Kolose TribunGorontalo.com/kompas.com
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Dua faktor ini jadi pertimbangan Nasdem pilih Andika Perkasa. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Dua pertimbangan Panglima TNI Andika Perkasa lebih unggul dibandingkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Selain pertimbangan tokoh militer, Jenderal Andika Perkasa memiliki kualitas lebih dibandingkan Erick Thohir.

Dua alasan itulah hingga Partai Nasdem mengakomodir Andika Perkasa daripada Erick Thohir pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasdem, Jumat (17/6/2022).

Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya menjelaskan kenapa nama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bisa muncul sebagai bakal calon presiden dalam Rakernas NasDem.

Padahal, dalam rekomendasi DPW NasDem sebelum diumumkan, nama yang santer bakal muncul menemani Anies dan Ganjar adalah Menteri BUMN Erick Thohir.

"Saya sudah jelaskan, kita dalam proses menentukan 3 nama itu bukan basisnya jumlah yang terbanyak, tidak. Sudah dari awal dalam mekanisme kepartaian kita gariskan seperti itu," kata Willy kepasa wartawan, Sabtu (18/6/2022).

Saat rapat steering commitee, Willy mengatakan variabel yang menonjol adalah soal kualitas.

"Kalau teman-teman lebih rujuk lagi, statement Pak Surya Paloh kami tidak hanya membebek pada hasil survei Maka kemudian kenapa pilihannya Pak Andika lebih kepada faktor kualitatif," kata dia.

Namun, Willy membantah jika kualitas Andika lebih baik ketimbang eks bos Inter Milan itu.

"Pendekatan kualitatif itu variabel-variabel tentang komitmen kebangsaan. Variabel tentang bagaimana integritasnya. Itu yang kami jadikan (faktor), bukan masalah kualitas. Kalau masalah kualitas pun kita harus lihatnya apa. jadi ini musyawarah yang kami lakukan tadi malam," tandasnya.

Sebelumnya, Partai NasDem memutuskan tiga nama untuk bakal calon presiden (bacapres) 2024.

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam penutupan Rakernas di JCC Senayan, Jumat (17/6/2022).

"Saya akan bacakan, penetapan rekomendasi bakal capres pada Pemilu 2024. Pertama, Anies Rasyid Baswedan. Kedua, Muhammad Andika Perkasa. Ketiga, Ganjar Pranowo," kata Surya.

Adapun rekomendasi diserahkan oleh Steering Comitte Rakernas Partai NasDem Prananda Paloh hasil dari seluruh DPW NasDem seluruh Indonesia.

Surya Paloh mengaku merasakan antusiasme dan semangat yang luar biasa dalam Rakernas Nasdem ini.

"Rekomendasi yang ditujukan kepada saya, dengan amanah rakernas ini memutuskan menetapkan rekomendasi nama-nama bakal capres RI yang akan diusung Partai Nasdem pada Pemilu 2024 yang akan datang dari 3 nama. 3 nama ini adalah pilihan saudara-saudara," kata Surya.

Saat membacakan rekomendasi tersebut, kader Nasdem bertepuk tangan dengan riuh.

Setelah itu, Surya Paloh akan mengerucutkan 3 nama hanya menjadi 1 nama untuk diusung sebagai capres definitif.

Satu nama itu diprediksi baru ditentukan Paloh pada akhir tahun.

Padukan Militer-Sipil

Partai Nasdem memadukan tokoh militer-sipil. Figur dari militer jadi keunggulan Jenderal TNI Andika Perkasa menghadapi Pilpres 2024.

Nama Andika Perkara melengserkan Menteri BUMN Erick Thohir pada bursa calon presiden dari Partai Nasdem. Nasdem mempertimbangkan Andika Perkasa merupakan tokoh militer di Indonesia.

Selain Andika Perkasa dari tokoh militer, dua nama tokoh sipil, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masuk bursa capres dari Nasdem.

Ia adalah satu di antara tiga nama yang dipilih Partai NasDem menjadi kandidat calon presiden 2024.

Nama Andika Perkasa masuk dalam bursa calon presiden (capres) NasDem bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh telah mengumumkan tiga nama kandidat capres yang dipilih dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di JCC Senayan pada Jumat (17/6/2022) malam.

Andika Perkasa dan kedua kandidat lainnya pun dinilai memiliki kualifikasi sebagai capres dari Nasdem.

Buka hal baru, nama Andika Perkasa bahkan sudah mendapat dukungan untuk mencalonkan diri sebagai presiden dari beberapa waktu lalu.

Bahkan namanya berada di antara nama-nama tokoh dalam sejumlah lembaga survei untuk Capres 2024.

Andika juga pernah memberikan tanggapan atas dukungan kepadanya untuk nyapres.

Seperti diberitakan TribunJogja.com, meski elektabilitasnya masih kecil, namun peluangnya dipilih oleh partai politik untuk disandingkan dengan tokoh lainnya di Pilpres 2024 masih terbuka cukup lebar.

Salah satu TNI aktif yang disebut-sebut berpeluang maju di Pilpres 2024 adalah Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Ketua DPP Nasdem, Willy Aditya, membeberkan alasan partainya mendukung Andika Perkasa. Menurut Willy, hal itu karena pertimbangan latar belakang Andika yang erat sebagai militer dan sipil.

"Terkait dengan Andika Perkasa variable yang lebih kualitatif. Bagaimana komitmen menjaga negara, bangsa, bagaimana komitmen menjaga stabilitas dan kemudian keseimbangan antara representasi sipil dan militer," jelas Willy.

Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas, nama Andika masuk ke dalam salah satu tokoh yang berpeluang dipilih menjadi calon presiden pada Pilpres 2024.

Meski elektabilitas Andika baru di kisaran 2 persen berdasarkan survei yang dilakukan terhadap 1.200 responden pada medio 17-30 Januari 2022 lalu, namun elektabilitasnya masih lebih unggul dibandingkan tokoh lain.

Dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com, Jenderal Andika Perkasa mengaku menghargai munculnya dukungan sejumlah pihak yang mendorong dirinya maju untuk ikut serta dalam kontestasi Pilpres 2024.

"Terima kasih banyak atas dukungan dari banyak orang dan saya sangat menghargai sekali karena itu kan kepercayaan kepada saya pribadi maupun sebagai wakil dari institusi TNI," ucapnya.

Namun demikian, Jenderal Andika Perkasa menegaskan dirinya saat ini memilih untuk fokus menjalankan tugasnya sebagai orang nomor satu di institusi TNI, dibandingkan mempersoalkan peluangnya untuk maju pada Pilpres 2024.

"Yang jelas sekarang saya masih bertugas sebagai panglima TNI. Saya harus fokus kepada pekerjaan saya," ujar Andika kepada awak media di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Rabu (25/5/2022).

Capres NasDem

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem menghasilkan tiga calon presiden (capres) yang akan diusung di Pilpres 2024.

Ketiganya yakni Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan; Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa; dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh mengatakan, dari 3 nama resmi hasil Rakernas tersebut nantinya akan dipilih satu nama sebagai figur yang benar-benar dipilih untuk Pilpres 2024.

"Dari 3 nama tadi, kursi presiden hanya ada 1. kursi hanya 1, seandainya kursi presiden ada 2 ketum tidak perlu memikirkan apa-apa lagi, UU memilih juga 1," kata Surya dalam pidatonya, Jumat (17/6/2022).

Menurut Surya, pihaknya akan mencari waktu terbaik dalam menetapkan satu nama yang benar-benar akan diusung partai di Pilpres 2024.

"Insya Allah kita akan tetapkan 1, waktu dan tempatnya kita cari hari baik. Bulan baik. Bagi kita tidak ada satu pun hal yang amat membuat kita terdesak," tuturnya.

Lebih lanjut, Surya Paloh menyampaikan yang diputuskan nanti semoga bisa menjadi hal baik untuk masyarakat.

"Seandainya apa pun yang terbaik bagi bangsa ini sang calon yang kita dukung terpilih, kemudian juga lupa pada NasDem, ah itu sudah nasib kita," tuturnya.

"Kita boleh terus menerus membangun kemampuan dan kekuatan yang ada pada diri kita, yaitu dengan dua aspek sekaligus."

"Yang pertama, berharap ada yang terbaik. Yang kedua, mempersiapkan diri ada hal yang terjelek," tandasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kualitas Salah Satu Faktor NasDem Pilih Andika Perkasa Ketimbang Erick Thohir Jadi Bakal Capres 2024

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved