Selasa, 10 Maret 2026

Didukung 29 DPW Nasdem Termasuk Gorontalo, Ganjar Pranowo Mengaku Tegak Lurus pada Megawati

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan sebagai kader PDIP selalu tegak lurus dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Didukung 29 DPW Nasdem Termasuk Gorontalo, Ganjar Pranowo Mengaku Tegak Lurus pada Megawati
Kolose TribunGorontalo.com
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Dia mengaku tegak lurus pada Ketum PDIP Megawati. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan sebagai kader PDIP selalu tegak lurus dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Ganjar Pranowo kembali menegaskan sikap tegak lurus dengan Ketum Megawati terkait namanya yang muncul dalam rekomendasi calon presiden (capres) di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) NasDem.

Kata Ganjar Pranowo, dia menghormati rekomendasi Nasdem, tapi sebagai kader PDIP mengikuti aturan partainya, yakni tegak lurus dengan Ketum Megawati.

Seperti diketahui, nama Ganjar masuk tiga besar sebagai sosok yang direkomendasikan menjadi capres oleh DPW NasDem.

Dilansir Tribunnews.com, total ada 29 DPW NasDem yang mengusulkan nama Ganjar Pranowo.

Mengenai hal tersebut, Ganjar mengaku tak mempermasalahkan.
Ia menghormati NasDem sebagai partai yang merekomendasikan dirinya.

Namun, tegas Ganjar, ia hanya akan menurut pada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, karena dirinya adalah kader partai berlambang banteng ini.

“Ya semua orang bisa memberikan, kami menghormati partai apa pun, gitu ya, karena saya anggota PDIP tentu keputusan tegak lurus pada Ibu Ketum."

"Itu sudah menjadi rumus seluruh anggota partai,” ujar Ganjar ditemui di Sekolah Partai PDIP, di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2022), dikutip dari Kompas.com.

Ganjar enggan menanggapi lebih jauh terkait adanya dukungan partai lain yang akan mengusungnya sebagai capres.

Menurutnya, pemilihan umum (pemilu) masih jauh dan tugasnya sebagai Gubernur Jateng masih banyak yang harus diselesaikan.

“Kita masih diminta untuk menyiapkan soal UKM, soal pangan pendamping beras, lebih baik saya mengerjakan dulu tugas saya sebagai Gubernur,” tandasnya.

Sebelumnya, Ganjar telah menyatakan ketegasannya bahwa ia adalah bafgian dari PDIP.
Ia sendiri tak menanggapi soal banyaknya partai yang dikabarkan akan mengusungnya jika tak dicalonkan PDIP.

Termasuk, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang diisukan akan mengusung Ganjar di Pilpres 2024.
"Saya terima kasih mendapatkan kehormatan itu, tapi saya PDI Perjuangan," ungkapnya saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala/Wakil Kepala Daerah di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Kamis (16/6/2022), dilansir Tribunnews.com.

"Opo lamaran, lamaran. Memang mau nikah?"
"Wong (orang) saya partainya PDI Perjuangan. Ini di markas PDI Perjuangan, gimana toh," pungkasnya.

Kata Pengamat soal Sikap Ganjar Pranowo

Pengamat politik UIN Jakarta, Adi Prayitno, menanggapi soal ketegasan Ganjar Pranowo yang menyatakan dirinya kader PDIP, meski diusulkan menjadi capres dalam Rakernas NasDem.

Menurut Adi, sikap Ganjar itu merupakan upaya sang gubernur untuk mengakhiri spekulasi liar yang menyebut dirinya tertarik maju capres dari partai lain.

Ganjar, kata Adi, ingin memastikan dan menunjukkan bahwa ia tidak tertarik godaan atau tawaran dari partai lain untuk saat ini.

"Ganjar ingin memastikan tidak tertarik dengan godaan dan tawaran dari partai politik lain, itu untuk saat ini," kata Adi kepada Tribunnews.com, Kamis (16/6/2022).

Namun, lanjutnya, tidak ada yang bisa menjamin apakah sikap politik Ganjar sama seperti sekarang jika PDIP tak mengusungnya menjadi capres.

Pasalnya, saat ini nama Ganjar menjadi radar sejumlah parpol untuk diusung sebagai capres.
Karenanya, Adi melihat Ganjar saat ini sedang menunggu sikap resmi politik PDIP terkait pencapresan.

"PDIP belum resmi mengumumkan soal siapa capres 2024, tapi siapa yang tahu, siapa yang bisa menjamin sikap politik Ganjar akan sama tetap menolak pinangan dan godaan dari partai lain andai PDIP itu tidak mengusung Ganjar," ucapnya.

"Kalau kemudian akhirnya PDIP tidak merekomendasikan Ganjar, tentu statement politiknya bisa berubah karena godaan terhadap Ganjar semakin kuat."

"Dari KIB misalnya, ada sejumlah partai dari PPP dari dulu kan selalu tuh ataupun PAN memasukan Ganjar juga sebagai nominator," pungkasnya.

Reaksi NasDem atas Sikap Ganjar Pranowo

Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya, menilai sah-sah saja nama Ganjar Pranowo muncul dalam rekomendasi meski kader PDIP.

Namun, keputusan mengenai siapa yang akan menjadi capres, ada di tangan Surya Paloh sebagai Ketua Umum NasDem.

"Suara dari DPW sah-sah saja tapi kebijakan politik partai secara nasional Pak Surya Paloh tentu akan melihat pertimbangan-pertimbangan yang terpenting kan bukan klaim politik nya," kata Willy saat jumpa pers di agenda Rakernas Nasdem, di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (16/6/2022), dilansir Tribunnews.com.

Willy menyebut, rekomendasi nama Ganjar Pranowo sebagai capres hanya sebagai catatan pinggir bagi NasDem.

Aspirasi dari DPW itu berkembang dari kader-kader NasDem di daerah.

"Jadi itu bukan hal yang seharusnya menjadi aspirasi, tadi catatan pinggir dari aspirasi yang berkembang dari teman-teman di pimpinan wilayah itu," ucapnya. (*)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ganjar Pranowo: Karena Saya PDIP, Keputusan Tegak Lurus pada Ibu Ketum

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved