Dianggap Tidak Profesional, Gerard Pique Tak Lagi Masuk Rencana Pelatih Barcelona
Bek legendaris Spanyol, Gerard Pique telah diberitahu oleh Xavi bahwa dia tidak lagi dibutuhkan di Barcelona.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Xavi-Hernandez-memberi-instruksi-kepada-Gerard-Pique.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Bek legendaris Spanyol, Gerard Pique telah diberitahu oleh Xavi bahwa dia tidak lagi dibutuhkan di Barcelona.
Perilaku Pique di luar lapangan dianggap tidak profesional dan kondisi fisik pemain berusia 35 tahun itu yang memburuk, membuatnya dianggap tak lagi memenuhi syarat.
Diketahui, Pique adalah pendiri Kosmos Holding, perusahaan investasi olahraga dan media.
Dia adalah presiden perusahaan bersama empat mitranya, termasuk Hiroshi Mikitani, yang merupakan pemilik sponsor Barcelona, Rakuten.
Hal tersebut membuat Pique kerap menghabiskan waktunya di bisnis daripada fokus untuk berkembang di tim.
Bek yang pernah merumput di Manchester United tersebut tak lagi menunjukkan performa seorang superstar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Xavi diyakini telah berbicara dengan Pique secara pribadi, dan mengatakan kepadanya bahwa dia tidak akan menjadi bagian dari rencananya musim depan.
Bos Barcelona sedang membangun timnya, terutama sektor pertahanan.
Pique memang tak lagi menjadi andalan La Blaugrana sejak kedatangan Xavi Hernadez.
Mantan pelatih Al Sadd itu lebih mempercayakan pemain minim pengalaman seperti Eric Garcia untuk mendampingi Ronald Araujo di lini belakang.
Barcelona kini tengah mengincar bek tengah Prancis milik Sevilla, Jules Kounde sebagai calon pengganti Pique.
Namun, menurut laporan Sportbible, kemungkinan Pique tetap bertahan diyakini 99 %, ia dikontrak hingga 2024 dan tidak tertarik untuk mengakhiri kariernya di Barcelona lebih awal. (*)