Sabtu, 7 Maret 2026

Trakindo Goes to Campus Berbagi Pengalaman Industri Alat Berat di Polsri Palembang

Ini merupakan TGTC pertama di tahun 2022, setelah sebelumnya pada 2021 lalu dilakukan.....

Tayang:
zoom-inlihat foto Trakindo Goes to Campus Berbagi Pengalaman Industri Alat Berat di Polsri Palembang
TribunGorontalo.com
Reni Mailinar Vidyasiwi Azhar, HR Manager Sumatera Area Trakindo mencoba memberi gambaran kebutuhan SDM di sektor industri, termasuk di Trakindo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – PT Trakindo Utama (Trakindo) berkolaborasi dengan Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) di Palembang, Sumatera Selatan menggelar Trakindo Goes to Campus (TGTC).

Melalui kegiatan ini, Trakindo berbagi pengalaman di industri alat berat kepada para mahasiswa. 

Trakindo memberi gambaran mengenai perubahan-perubahan di sektor industri dalam menghadapi tuntutan perkembangan zaman, dan juga membantu peserta dalam menyiapkan diri dan keterampilan yang dibutuhkan sebelum mereka menjadi bagian dari sektor industri.

Ini merupakan TGTC pertama di tahun 2022, setelah sebelumnya pada 2021 lalu dilakukan sebanyak 3 kali di Surabaya, Makassar, dan Batam. 

Tema TGTC kali ini adalah “Membangun Keahlian Teknologi Tenaga Kerja Masa Depan”.

Kegiatan ini diikuti sekitar 526 mahasiswa dan staf pengajar yang berasal dari jurusan Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro, khususnya Diploma 4 Teknik Sipil Program Studi Perancangan Jalan dan Jembatan, Diploma 4 Program Studi Teknik Elektro, Diploma 4 Teknik Mesin Produksi & Perawatan, Diploma 3 Teknik Sipil, Diploma 3 Teknik Mesin, Diploma 3 Teknik Elektro Program Studi Teknik Listrik, dan Diploma 3 Teknik Elektro Program Studi Teknik Elektronika, serta dihadiri juga oleh sejumlah staf pengajar Polsri.

Reni Mailinar Vidyasiwi Azhar, HR Manager Sumatera Area Trakindo mencoba memberi gambaran kebutuhan SDM tidak hanya di Trakindo, tapi di industri alat berat.

“Dunia industri saat ini sangat cepat sekali perkembangannya. Adopsi otomasi teknologi terbaru mengubah lanskap dunia kerja,” tutur Reni Mailinar Vidyasiwi Azhar dari keterangan tertulis yang diterima TribunGorontalo.com pada Senin 13 Juni 2022.

Kata dia, perubahan ini membawa berbagai tantangan, mahasiswa perlu mempersiapkan diri dengan baik.

Caranya, menyiapkan berbagai keterampilan tambahan, sehingga bisa menjadikan tantangan sebagai peluang.

Pada acara ini, Trakindo berbagi lebih jauh mulai dari kebutuhan hingga keahlian apa saja yang diperlukan, sehingga peluang yang ada karena kemajuan teknologi yang begitu pesat bisa dimanfaatkan dengan optimal.

Hal ini diharapkan bisa mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan zaman, serta menambah wawasan mereka.

“Apa yang kita pelajari di bangku pendidikan tinggi dan apa kita pahami di awal karier, bisa sangat berbeda dalam kurun waktu 2 tahun setelahnya. Maka dari itu sangat penting bagi kita untuk memiliki keterampilan seperti soft skills untuk mendukung pengetahuan dan keterampilan teknik yang telah kita pelajari sebelumnya,” tutur Reni Mailinar Vidyasiwi Azhar.

Lebih jauh, Reni Mailinar Vidyasiwi Azhar juga memberikan gambaran bagaimana Trakindo mengambil langkah dalam menghadapi tantangan ini.

Bagi Trakindo, SDM merupakan menjadi salah satu elemen kunci yang sangat mempengaruhi kinerja usaha.

Untuk itu, Trakindo juga berfokus pada penguatan pendidikan karakter, selain tentunya juga meningkatkan kompetensi.

Selanjutnya, Faisal Muhdana, Branch Head Trakindo Prabumulih yang merupakan salah satu alumni Polsri, mengungkapkan pengalamannya mengenai pentingnya memiliki soft skills untuk bertahan dan terus bertumbuh.

“Sektor industri terus berkembang, mulai dari aplikasi teknologi, standar, hingga ekspektasi pelanggan, maka dari itu mahasiswa perlu menumbuhkan sifat adaptif.” ucap Faisal Muhdana.

Sebab katanya, mengembangkan soft skills, kemampuan hard skills akan beriringan ikut terus bertumbuh mengikuti perkembangan zaman.

Irawan Malik, Dosen Jurusan Teknik Mesin Polsri, menjelaskan perkembangan teknologi saat ini harus dilihat sebagai peluang dan harus dimaksimalkan sebaik-baiknya.

“Perkembangan yang terjadi di industri jangan dihadapi dengan penuh kekhawatiran, tetapi dihadapi dengan antusias.” terang Irawan. Ia juga mengungkapkan keyakinannya bahwa setiap mahasiswa Polsri siap menjawab tantangan ini.

Katanya, setiap mahasiswa perlu terus menambah pengetahuan dan meningkatkan kemampuan tekniknya.

Tidak lupa mengasah karakter yang bisa beradaptasi, tangguh, mau terus belajar, dan siap menghadapi apa yang ada di depannya, sehingga bisa menjadi jawaban kebutuhan sektor industri dan untuk menjadi penerus di bidangnya masing-masing.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved